Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Polandia-Ukraina Sebut Rusia Serang KA Penumpang di Perbatasan
ilustrasi kereta api barang (unsplash.com/anphotos)
  • Polandia dan Ukraina menuding Rusia meluncurkan dua drone yang menghantam lokomotif kereta penumpang di Stasiun Yahodyn, perbatasan kedua negara.
  • Sejumlah pejabat Barat dan Uni Eropa sempat berada di Stasiun Yahodyn sebelum serangan; Boris Johnson menyerukan Inggris memakai aset Rusia yang dibekukan untuk membantu Ukraina.
  • Polandia mengevakuasi lebih dari 600 warga, menangguhkan pemeriksaan perbatasan, dan menggelar pertemuan keamanan setelah Donald Tusk memperingatkan ancaman drone Rusia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Polandia dan Ukraina menuding Rusia sengaja meluncurkan dua drone di perbatasan kedua negara pada Minggu (13/9/2026). Kedua drone tersebut diketahui sudah mengenai lokomotif kereta api penumpang di Stasiun Yahodyn. 

Rusia diketahui sudah beberapa kali meluncurkan serangan udara di bagian barat Ukraina. Meskipun demikian, Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump memastikan bahwa Rusia tidak akan menyerang negara-negara anggota NATO di Eropa. 

1. Beberapa tokoh berada di Stasiun Yahodyn

ilustrasi kereta api barang (unsplash.com/matthanns)

Beberapa pejabat senior Barat, seperti eks Perdana Menteri Inggris, Boris Johnson dan mantan Direktur CIA, David Petreus sempat berada di Stasiun Yahodyn sebelum serangan. Tak hanya mereka, sejumlah pejabat dari negara EU juga berada di stasiun tersebut. 

Dilansir Deutsche Welle, menanggapi hal ini, Johnson mendorong aksi lebih dari Inggris untuk melawan Presiden Rusia, Vladimir Putin setelah laporan resmi muncul. Menurutnya, uang Rusia yang dibekukan dapat diberikan ke Ukraina untuk melawan Rusia. 

2. Polandia instruksikan evakuasi lebih dari 600 warga di perbatasan

ilustrasi bendera Polandia (unsplash.com/egorkomarov)

Pada hari yang sama, Polandia sudah melakukan evakuasi lebih dari 600 warga dari perbatasan Polandia, tepatnya di Dorohusk dan Hrebenne. Kebijakan ini untuk menghindari ancaman serangan drone Rusia selanjutnya. 

Dilansir Ukrinform, pada Sabtu pukul 14.00, kendaraan yang hendak masuk ke Ukraina dihentikan sementara waktu. Keputusan ini menyusul informasi soal kemungkinan ancaman serangan drone Rusia di perbatasan Polandia. 

Alhasil, Polandia juga ikut menangguhkan proses cek di sejumlah pintu perbatasan dalam beberapa hari terakhir. Warsawa akhirnya menginstruksikan penyelamatan petugas di perbatasan ke area yang lebih aman.

3. PM Polandia peringatkan ancaman drone jet Rusia

ilustrasi bendera Polandia (unsplash.com/jadziaphotographs)

Perdana Menteri Polandia, Donald Tusk memperingatkan bahwa negaranya harus bersiap dalam ancaman serangan drone jet Rusia. Peringatan ini didorong serangan Rusia di perbatasan Ukraina yang menyasar lokomotif kereta api penumpang. 

Dilansir TVP World, Tusk mengakui masih belum dapat mengonfirmasi kebenaran laporan kereta penumpang yang jadi sasaran serangan drone. Namun, ia sudah mengadakan pertemuan keamanan dan harus mempersiapkan soal ancaman serangan drone Rusia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article