Jakarta, IDN Times - Presiden Kolombia, Gustavo Petro, menuduh Israel telah mengintervensi proses pemilihan umum (pemilu) presiden di negaranya. Menurut Petro, Israel telah memanipulasi hasil pemilu sehingga kandidat dari partai sayap kanan Kolombia, Aberaldo de la Espriella, yang merupakan pendukung Israel, berhasil memenangi pemilu.
“Hanya ada satu entitas di dunia ini yang bisa melakukan hal itu. Ia adalah Israel,” ujar Petro dalam sebuah unggahan di laman X pribadinya yang dirilis pada Senin (22/6/2026), seperti dikutip The New Arab.
