Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Presiden Paraguay, Santiago Peña. (Governo do Estado de São Paulo, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)
  • Presiden Paraguay Santiago Peña mengundurkan diri pada 5 November 2026 setelah kolapsnya Bank Ueno memicu krisis perbankan dan politik, serta permintaan maaf kepada rakyat.
  • Sebanyak 35 anggota parlemen oposisi menyetujui pemakzulan Peña atas dugaan konflik kepentingan dan penyalahgunaan jabatan; Partai Colorado turut mendukung proses tersebut.
  • Nasabah Bank Ueno yang memenuhi syarat dapat menerima pengembalian hingga 40 kali upah minimum, dengan nilai akhir bergantung pada rekonsiliasi rekening dan proses resolusi bank.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Presiden Paraguay, Santiago Peña, memutuskan mundur dari jabatannya pada Kamis (5/11/2026). Keputusan ini didorong krisis perbankan yang disebabkan kolapsnya Bank Ueno hingga berbuntut pada krisis politik di negara Amerika Selatan tersebut. 

Sebelumnya, sebanyak 35 anggota parlemen dari partai oposisi Paraguay telah menyetujui pemakzulan Peña. Sebab, ia memiliki afiliasi dengan Bank Ueno dan diduga memiliki konflik kepentingan dan penyalahgunaan jabatannya. 

1. Peña ucapkan permintaan maaf atas krisis perbankan di Paraguay

suasana di Asuncion, Paraguay (unsplash.com/tobimezaa)

Peña mengatakan bahwa keputusannya mundur untuk menjaga stabilitas negara dan institusi demokrasi di Paraguay. Tak lupa, ia juga mengucapkan permintaan maaf kepada rakyat Paraguay atas krisis perbankan di negaranya. 

“Saya memutuskan mundur dari jabatan sebagai presiden Paraguay. Saya berpikir terkait stabilitas negara, perdamaian sosial, dan menjaga demokrasi institusi negara. Saya ingin mengucapkan permintaan maaf kepada rakyat. Seluruh kesalahan yang saya perbuat bukanlah kesengajaan untuk mengecewakan Anda,” terangnya, dikutip dari EFE.

Peña mengaku akan menghormati mekanisme demokrasi sesuai konstitusi. Ia mengungkapkan keinginan bagi siapapun yang terdampak penutupan Bank Ueno akan dijamin uangnya dikembalikan. 

2. Partai Colorado dukung pemakzulan Peña

ilustrasi bendera Paraguay (Pixabay/Clau_Bel)

Menanggapi krisis perbankan di Paraguay, Partai Colorado atau partai yang menaungi Peña sendiri mengaku tidak mendukungnya. Kepala Partai Colorado, Horacio Cartes mengatakan akan mengikuti proses pemakzulan Peña. 

Dilansir Deutsche Welle, mantan presiden Paraguay itu menyatakan, tidak akan berada di sisi pihak yang mencuri dana publik maupun swasta, beserta pensiunan. Ia menyatakan akan mendukung penuh keinginan warga. 

“Kita harus berpikir tentang rakyat dan nilai yang dianut oleh Partai Colorado. Tanda buruk dari layanan kepada negara juga berarti melawan keinginan dari rakyat,” ungkapnya. 

3. Nasabah Bank Ueno akan menerima 40 kali upah minimum

ilustrasi bendera Paraguay (unsplash.com/winstonchen)

Berdasarkan aturan darurat pengembalian dana, seluruh nasabah Bank Ueno akan menerima hingga 40 kali upah minimum untuk nasabah yang layak. Namun, jumlahnya tergantung dari kelayakan nasabah dan tidak memiliki utang dari Bank Ueno. 

Dilansir The Asuncion Times, pembayaran di awal tidak selalu sama dengan jumlah akhir rekening milik nasabah. Pihak Penjamin Dana Simpanan Paraguay (FGD) menjamin perlindungan hingga batas jaminan sesuai dengan Undang-Undang (UU) yang berlaku. 

Sedangkan besaran jumlah uang di rekening akan tergantung dari rekonsiliasi rekening dan proses resolusi bank. Proses ini harus diselesaikan dalam kurun waktu 5 hari usai penutupan bank. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article