Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Pererat Hubungan dengan Taiwan, Menteri Paraguay-Belize Disanksi China

3 min read
Pererat Hubungan dengan Taiwan, Menteri Paraguay-Belize Disanksi China
bendera China (unsplash.com/CARLOS DE SOUZA)
  • China menjatuhkan sanksi kepada Menteri Paraguay Gustavo Villate dan Menteri Luar Negeri Belize Francis Fonseca karena mempererat hubungan diplomatik dengan Taiwan.
  • Sanksi mencakup pembekuan aset di China, larangan transaksi dan kerja sama, serta penolakan visa ke China daratan, Hong Kong, dan Makau.
  • Paraguay dan Belize termasuk 12 negara yang masih mengakui Taiwan; keduanya aktif membangun kerja sama baru dengan Taipei dalam beberapa bulan terakhir.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Pemerintah China menjatuhkan sanksi terhadap dua menteri dari Paraguay dan Belize pada Senin (12/10/2026). Langkah tersebut diambil Beijing menyusul sikap kedua pejabat yang terus mempererat hubungan diplomatik dengan Taiwan.

Pejabat yang terkena sanksi adalah Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Paraguay Gustavo Villate dan Menteri Luar Negeri Belize Francis Fonseca. Hukuman ini diumumkan dua hari setelah perayaan Hari Nasional Taiwan.

  1. 1. Rincian sanksi ekonomi dan perjalanan

    Menteri Luar Negeri Belize Francis Fonseca
    Menteri Luar Negeri Belize Francis Fonseca (ChiralJon, CC BY 2.0, via Wikimedia Commons)

    Kementerian Luar Negeri China menetapkan sejumlah pembatasan ekonomi terhadap Villate dan Fonseca. Sanksi tersebut mencakup pembekuan seluruh aset serta properti milik kedua menteri yang berada di wilayah China.

    Beijing melarang seluruh warga negara dan institusi di China melakukan transaksi bisnis atau kerja sama resmi dengan kedua menteri. Kebijakan ini diberlakukan berdasarkan Undang-Undang Anti-Sanksi Asing yang dimiliki China.

    Kedua pejabat juga dilarang memperoleh visa kunjungan ke China daratan, Hong Kong, dan Makau. Penerapan sanksi ini dinilai bersifat simbolis karena pejabat dari negara sekutu Taiwan umumnya tidak melakukan perjalanan resmi ke China.

  2. 2. Sanksi untuk mengamankan kedaulatan negara

    ilustrasi bendera Hong Kong dan China
    ilustrasi bendera Hong Kong dan China. (unsplash.com/Cheung Yin)

    Kementerian Luar Negeri China menyatakan langkah ini diambil demi melindungi kedaulatan nasional, keamanan, dan kepentingan pembangunan negara. Beijing menuduh politisi tertentu di Paraguay dan Belize bertindak demi kepentingan pribadi dengan terus mendukung kemerdekaan Taiwan.

    "Para politisi di Paraguay dan Belize ini bertindak sebagai pion bagi otoritas Taiwan yang berupaya mencari kemerdekaan dengan mengandalkan kekuatan asing," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri China Mao Ning, dilansir South China Morning Post.

    Mao menegaskan kembali bahwa isu Taiwan merupakan inti dari kepentingan utama pemerintah China. Beijing tidak segan menindak tegas pihak luar yang dinilai memperkeruh stabilitas kawasan Selat Taiwan.

    Beijing turut mengecam tuduhan serangan siber yang sempat dilayangkan kementerian pimpinan Villate pada Juli lalu. Pemerintah China membantah tudingan peretasan sistem pemerintah Paraguay tersebut dan menyebutnya sebagai fitnah tanpa bukti.

  3. 3. Kedekatan Paraguay dan Belize dengan Taiwan

    ilustrasi bendera Taiwan
    ilustrasi bendera Taiwan. (unsplash.com/Roméo A.)

    Paraguay dan Belize merupakan bagian dari 12 negara di dunia yang masih mempertahankan hubungan diplomatik resmi dengan Taipei. Paraguay menjadi satu-satunya negara di kawasan Amerika Selatan yang mengakui kedaulatan Taiwan.

    Kedua negara Amerika Latin tersebut aktif menjalin kesepakatan baru dengan Taiwan dalam beberapa bulan terakhir. Fonseca bertemu Menteri Luar Negeri Taiwan Lin Chia-lung pada bulan lalu, sedangkan Presiden Paraguay Santiago Pena menyepakati kerja sama keamanan siber dan kecerdasan buatan di Taipei awal tahun ini.

    "Paraguay menegaskan kembali hubungan persahabatan dan kerja sama yang didasarkan pada nilai serta prinsip bersama: hak menentukan nasib sendiri bagi rakyat, hak asasi manusia, dan demokrasi," tutur Menteri Teknologi Informasi dan Komunikasi Paraguay Gustavo Villate, dilansir Channel News Asia.

    Beijing terus berupaya mengisolasi Taipei di kancah internasional dengan membujuk negara mitra berpaling dari Taiwan. Sebelumnya, Nauru mengalihkan pengakuan diplomatiknya ke China pada 2024, menyusul langkah serupa yang diambil Honduras pada 2023.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More