Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Paraguay Tingkatkan Operasi Intelijen usai Serangan AS ke Iran

Paraguay Tingkatkan Operasi Intelijen usai Serangan AS ke Iran
ilustrasi bendera Paraguay (Pixabay/Clau_Bel)
Intinya Sih
  • Paraguay memperketat operasi intelijen dan keamanan di perbatasan Triple Frontier untuk mencegah ancaman teroris akibat serangan AS dan Israel terhadap Iran.
  • Pemerintah Paraguay menurunkan militer ke wilayah timur guna memberantas organisasi kriminal, didukung polisi dengan pos pemeriksaan di area rawan.
  • Argentina meningkatkan kewaspadaan nasional dan penjagaan di Triple Frontier sebagai langkah pencegahan dampak konflik Timur Tengah meski belum ada ancaman langsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Paraguay meningkatkan mekanisme pengamanan dan operasi intelijen di perbatasan Brasil dan Argentina atau disebut Triple Frontier. Langkah ini untuk mencegah ancaman teroris imbas serangan Amerika Serikat (AS) dan Israel ke Iran

“Kami sedang memperketat adanya pendanaan ilegal dan mencegah infiltrasi dari kelompok ekstremis dengan mengadakan operasi perlawanan teroris dan anti-pencucian uang,” terang Wakil Menteri Dalam Negeri Paraguay, Oscar Perreira, dikutip dari Mercopress, Kamis (5/3/2026).

Sebelumnya, Argentina sudah meningkatkan penjagaan di sejumlah fasilitas penting di negaranya. Kebijakan ini untuk menghindari terulangnya serangan teroris pada 1990-an. 

1. Paraguay dukung AS untuk melawan Iran

Pereira mengatakan bahwa Paraguay mendukung penuh keputusan AS untuk melawan Iran. Menurutnya, Iran adalah negara yang mendukung dan mempromosikan terorisme di dunia. 

Ia mengungkapkan, Paraguay masih mempertahankan kebijakan toleransi terhadap agama apapun. Namun, toleransi tersebut memiliki batasan dan penting untuk mencegah radikalisme dalam menghindari munculnya aktivitas ekstrem. 

Paraguay juga bekerja sama dengan FBI untuk melancarkan operasi di perbatasan. Intelijen AS itu juga sudah melatih dan membantu Paraguay untuk mengakses alat-alat analisis keamanan. 

2. Paraguay terjunkan militer di untuk ringkus organisasi kriminal

Pada akhir Februari, Presiden Paraguay, Santiago Pena sudah menerjunkan personel militer ke wilayah timur untuk meringkus organisasi kriminal. Kebijakan ini menyusul adanya penculikan seorang petani di perbatasan Brasil. 

“Kami menyediakan perlengkapan tempur untuk militer dalam melancarkan operasi di wilayah timur, termasuk perbatasan dan sungai. Ini dilakukan untuk menjamin keamanan dalam negeri,” katanya, dilansir dari EFE.

Sementara itu, Menteri Dalam Negeri Paraguay, Enrique Riera menyampaikan bahwa polisi akan ikut membantu operasi keamanan. Nantinya, akan didirikan titik penjagaan polisi untuk mengecek dokumen dan kendaraan di area rawan. 

3. Argentina tingkatkan penjagaan di Triple Frontier

Selain menjaga lokasi penting, Argentina juga mengungkapkan langkah pencegahan di perbatasan Triple Frontier. Pemerintah setempat juga meningkatkan siaga keamanan nasional ke tingkat tinggi dan meningkatkan operasi pemantauan. 

Kepala Delegasi Asosiasi Israel Argentina di Posadas, Bruno Bladilo menyebut, kebijakan keamanan untuk mengantisipasi ancaman imbas pecahnya konflik di Timur Tengah. Namun, saat ini belum ada ancaman terhadap keamanan di Argentina. 

“Saat ini, tidak ada peringatan bahaya apapun, tidak ada ancaman. Kami hanya melakukan ini untuk pencegahan dan melindungi keamanan publik,” tuturnya, dikutip dari UPI.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Sonya Michaella
EditorSonya Michaella
Follow Us

Latest in News

See More