Jakarta, IDN Times - Penjabat Presiden Venezuela, Delcy Rodríguez, mengatakan bahwa Venezuela akan mempertahankan kepemilikan dan kedaulatan atas cadangan minyaknya yang sangat besar. Pernyataan ini menyusul kesepakatan baru dengan Amerika Serikat (AS) yang memberikan akses signifikan bagi Washington terhadap cadangan minyak negara Amerika Selatan tersebut.
Dikutip dari Euronews, Rodríguez mengatakan bahwa kesepakatan tersebut bertujuan mengubah sumber daya bawah tanah Venezuela menjadi sumber kesejahteraan sosial dan ekonomi bagi rakyat. Pada Sabtu (29/8/2026), Rodríguez mengklaim kesepakatan itu akan membantu negaranya mengembangkan ekonomi serta menjadi kekuatan besar di sektor energi.
Pemimpin sementara Venezuela itu menambahkan bahwa kesepakatan dengan AS juga mencakup pengembangan 17 ladang strategis yang dapat menghasilkan lebih dari 1,5 juta barel minyak per hari. Hal tersebut berpotensi mendatangkan investasi senilai lebih dari 100 miliar dolar AS (setara Rp1.771 triliun), serta penerimaan pajak sebesar lebih dari 209 miliar dolar AS (sekitar Rp3.702 triliun).
