Jakarta, IDN Times - Iran memulai prosesi utama pemakaman mantan Pemimpin Tertinggi Ayatollah Ali Khamenei di Teheran pada Senin, (6/7/2026). Jenazah Khamenei diarak melintasi ibu kota dalam rangkaian penghormatan yang berlangsung di tengah pengamanan ketat dan dihadiri ribuan pelayat.
Prosesi tersebut menjadi bagian dari rangkaian pemakaman nasional yang berlangsung selama sepekan, menyusul kematian Khamenei dalam serangan udara Amerika Serikat dan Israel pada 28 Februari. Selain Khamenei, sejumlah anggota keluarganya yang turut menjadi korban juga mendapat penghormatan dalam prosesi yang sama.
Di tengah suasana berkabung, sebagian pelayat menyerukan balas dendam kepada Amerika Serikat dan Israel. Sejumlah peserta membawa spanduk yang menyerukan pembalasan atas kematian Khamenei, termasuk yang menyinggung Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu.
Sementara itu, pemerintah Iran berupaya menjadikan prosesi pemakaman sebagai simbol persatuan nasional sekaligus menunjukkan dukungan publik terhadap Republik Islam setelah perang yang berlangsung selama beberapa bulan dengan Amerika Serikat dan Israel.
