Jakarta, IDN Times - Presiden Rusia Vladimir Putin menerima pertemuan bilateral dengan Presiden Prabowo Subianto pada Kamis (4/8/2026). Pertemuan ini berlangsung di sela-sela forum Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang tahun ini digelar di Vladivostok, Rusia.
Dalam pertemuan itu, Prabowo diterima Putin bersama sejumlah menteri Kabinet Merah Putih. Hadir dalam kesempatan itu, di antaranya Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Arilangga Hartarto, Menteri ESDM Bahlil Lahadalia, Menteri Luar Negeri Sugiono, CEO BPI Danantara Rosan Roeslani, dan Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya.
Putin menjelaskan, pertemuan hari ini merupakan pertemuan kedua pada tahun ini. Komunikasi kedua pimpinan negara yang terjalin selama ini merupakan cermin strategis dari hubungan bilateral antara Rusia dan Indonesia.
"Saya ingin mengucapkan terima kasih atas kesediaan Bapak Presiden berkunjung ke Kota Vladivostok dan ikut serta dalam Forum Ekonomi Timur sebagai tamu kehormatan utama," kata Putin dalam pertemuan bilateral di Vladivostok, Rusia.
Putin juga menegaskan, Indonesia memiliki tempat tersendiri bagi Rusia. Indonesia dianggap sebagai salah satu sahabat Rusia yang terpercaya dalam rangka ASEAN.
"Jakarta, Indonesia merupakan salah satu sahabat Rusia yang terpercaya dalam rangka ASEAN," kata dia.
Diketahui, Presiden Prabowo Subianto bertolak ke Vladivostok, Rusia, pada Selasa (1/9/2026) malam. Kunjungan tersebut dilakukan untuk menghadiri Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 yang berlangsung di Far Eastern Federal University (FEFU).
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, mengatakan Presiden Prabowo menjadi tamu kehormatan atas undangan dari Presiden Rusia, Vladimir Putin.
“Presiden Putin secara khusus mengundang Bapak Presiden Prabowo sebagai tamu kehormatan utama EEF. Ini merupakan cerminan hubungan erat Indonesia dan Rusia yang terus dibangun dan diperkuat melalui diplomasi langsung kedua pemimpin,” ujar Teddy dalam keterangan resmi, Jakarta.
