Jakarta, IDN Times - Rusia dikabarkan menyerang sekolah yang berada di sebuah desa di Negara Bagian Zaporizhzhia. Gubernur Zaporizhzhia, Mykhailo Semikin, pada Senin (2/11/2026) menjelaskan, serangan itu menewaskan 26 orang. Dalam sebuah foto yang beredar di media, petugas penyelamat terlihat berkumpul di sekitar lokasi untuk mengevakuasi para korban usai serangan itu terjadi.
Semikin menjelaskan, sekolah yang diserang Rusia tadi berfungsi sebagai tempat pengumpulan bantuan kemanusiaan dari pihak asing. Saat serangan terjadi, sejumlah warga Ukraina sedang berkumpul di sana untuk mengambil bantuan. Namun, serangan terjadi secara tiba-tiba sehingga mereka tidak sempat menyelamatkan diri. Semikin menambahkan bahwa korban tewas juga termasuk 1 polisi dan 2 petugas penyelamat yang sedang bertugas di lokasi serangan.