Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Rusia dan Ukraina Mulai Bersihkan Ranjau untuk Akses Warga Oleshky

2 min read
Rusia dan Ukraina Mulai Bersihkan Ranjau untuk Akses Warga Oleshky
suasana Sungai Dnipro di Kherson, Ukraina (unsplash.com/davidgor)
  • Rusia dan Ukraina memulai pembersihan ranjau di Oleshky untuk membuka rute aman bagi evakuasi warga serta penyaluran bantuan kemanusiaan.
  • Gencatan senjata lokal di Oleshky, Kherson, disebut berjalan sejak Selasa, dengan Ukraina melaporkan tidak ada insiden selama 30 jam terakhir.
  • Rusia disebut akan menghormati pilihan warga Oleshky untuk pergi ke Rusia atau Ukraina, di tengah krisis pangan yang telah berlangsung berbulan-bulan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Komisaris Hak Asasi Manusia (HAM) Rusia, Yana Lantratova mengumumkan pembersihan ranjau untuk operasi kemanusiaan di Oleshky pada Rabu (28/10/2026). Ia mengklaim warga Oleshky diperbolehkan pergi ke area yang lebih aman. 

“Ini sangat penting saat ini untuk memastikan keamanan rute sehingga warga lokal dapat meninggalkan kota dengan aman. Saat ini, tentara Rusia dan Ukraina sudah mengobservasi gencatan senjata di sepanjang Sungai Dnipro,” katanya, dikutip DPA International. 

Sebelumnya, Rusia dan Ukraina sepakat menetapkan gencatan senjata lokal di Oleshky, Kherson mulai Selasa pekan ini. Persetujuan gencatan senjata ini diinisiasi oleh Paus Leo XIV dan Ibu Negara Amerika Serikat (AS), Melania Trump. 

  1. 1. Ukraina sedang mengupayakan pembersihan ranjau

    ilustrasi bendera Ukraina
    ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/madara_p)

    Sementara itu, Komisaris HAM Ukraina, Dmytro Lubinets membeberkan bahwa operasi pembersihan ranjau masih dijalankan. Ia mendukung penuh pembersihan ranjau untuk memastikan evakuasi warga dan pengiriman bantuan makanan. 

    “Ini adalah langkah krusial untuk memastikan keamanan pengiriman bantuan kemanusiaan di Oleshky. Nantinya, warga sipil yang memang berniat pergi dapat melakukan sesegera mungkin,” tuturnya, dikutip dari TVP World.

    Tak hanya itu, Lubinets juga mengonfirmasi gencatan senjata di Oleshky berjalan dengan baik dan berterima kasih kepada Melania Trump atas bantuannya. Menurutnya, sejauh ini, belum ada satu pun insiden dalam 30 jam terakhir. 

  2. 2. Rusia berjanji hormati keputusan warga Oleshky

    ilustrasi bendera Rusia
    ilustrasi bendera Rusia (pixabay.com/fotiniya)

    Penasehat Senior Melania Trump, Marc Beckman mengatakan bahwa Rusia memastikan Ukraina dan AS akan menghormati keputusan warga Oleshky. Nantinya, Moskow akan membebaskan pilihan warga untuk pergi ke Rusia atau Ukraina. 

    Dilansir Ukrinform, Beckman tidak menjabarkan secara detail mengenai jaminan yang diberikan oleh Rusia atau mekanisme dalam merespons pelanggaran gencatan senjata. Ia memastikan agar otoritas Ukraina dan Rusia agar memublikasikan informasi sesuai jadwal. 

  3. 3. Warga Oleshky terdampak krisis pangan imbas perang Ukraina

    ilustrasi bendera Ukraina
    ilustrasi bendera Ukraina (unsplash.com/photofixation)

    Warga Oleshky sudah menghadapi krisis pangan dalam beberapa bulan terakhir. Bahkan sejumlah warga terpaksa memakan rumput untuk bertahan hidup dan mendorong tentara Ukraina menjatuhkan suplai cadangan makanan menggunakan drone. 

    Oleshky terletak di bagian timur tepi Sungai Dnipro yang masuk wilayah Kherson dan saat ini berada di bawah dudukan Rusia. Daerah ini berada tepat di seberang Kota Kherson yang masih berada di bawah kontrol Ukraina. 

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More