Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Sekjen ASEAN: Kepercayaan Publik Jadi Kunci Masa Depan Kawasan
Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dalam ASEAN Media Forum ke-10 (AMF) di Manila, Filipina. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)
  • Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn menegaskan kepercayaan publik menentukan masa depan integrasi kawasan menuju Visi Komunitas ASEAN 2045, dengan media berperan strategis membangun pemahaman masyarakat.
  • Media dinilai bukan sekadar penyampai informasi, melainkan mitra ASEAN untuk menjelaskan isu regional kompleks dan menghubungkan kebijakan kawasan dengan kehidupan sehari-hari masyarakat.
  • Dalam ASEAN Media Forum ke-10 di Manila, Kao mendorong pertukaran gagasan dan kolaborasi media-pembuat kebijakan guna memperkuat komunikasi publik tentang perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Manila, IDN Times - Sekretaris Jenderal ASEAN Kao Kim Hourn menilai media memegang peran strategis dalam membangun kepercayaan publik terhadap ASEAN di tengah upaya kawasan memperkuat integrasi menuju Visi Komunitas ASEAN 2045.

Menurut Kao, keberhasilan kerja sama regional tidak hanya ditentukan oleh kebijakan yang dihasilkan para pemimpin ASEAN. Namun, juga bagaimana kebijakan tersebut dipahami masyarakat.

Hal itu disampaikannya saat membuka ASEAN Media Forum (AMF) ke-10 di Manila, Filipina. Forum tersebut mempertemukan para pemimpin redaksi, eksekutif media, pembuat kebijakan, akademisi, hingga pelaku industri dari negara-negara ASEAN.

“Saya yakin diskusi hari ini akan menghadirkan perspektif baru sekaligus gagasan praktis tentang bagaimana kita dapat mengomunikasikan kisah ASEAN dan menyampaikan narasi ASEAN kepada masyarakat, kawasan, dan dunia,” ujar Kao di Manila, Filipina, Rabu (29/7/2026)

1. Media jadi mitra strategis ASEAN

Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dalam ASEAN Media Forum ke-10 (AMF) di Manila, Filipina. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Kao mengatakan ASEAN Secretariat memandang media bukan sekadar penyampai informasi, melainkan mitra strategis dalam memperkuat keterlibatan masyarakat terhadap proses integrasi kawasan. Menurutnya, media memiliki kemampuan untuk menjelaskan berbagai isu regional yang kerap dianggap rumit sehingga lebih mudah dipahami publik.

“Media memiliki kontribusi dan peran yang unik. Selain melaporkan berbagai perkembangan, media dapat membantu menjelaskan isu-isu yang kompleks, menghubungkan kebijakan regional dengan kehidupan sehari-hari masyarakat, serta membuat kerja ASEAN lebih mudah dipahami,” katanya.

Ia menegaskan, keberhasilan ASEAN dalam membangun rasa memiliki di antara masyarakat sangat bergantung pada kualitas komunikasi publik yang dilakukan bersama media.

“Karena itu, cara ASEAN diberitakan, dijelaskan, dan dipahami sama pentingnya dengan pekerjaan ASEAN itu sendiri. Sekretariat ASEAN memandang media sebagai mitra yang tidak tergantikan dalam memperkuat keterlibatan publik terhadap integrasi kawasan,” ujarnya.

2. Kerja sama ASEAN perlu dipahami publik

Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dalam ASEAN Media Forum ke-10 (AMF) di Manila, Filipina. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

Kao mengatakan manfaat kerja sama ASEAN sering kali tidak langsung terlihat karena banyak kebijakan kawasan bersifat jangka panjang dan dihasilkan melalui konsensus seluruh negara anggota.

Kondisi tersebut membuat media memiliki tanggung jawab penting untuk memberikan konteks agar masyarakat memahami dampak nyata berbagai kebijakan regional.

“Kerja sama kawasan umumnya berlangsung melalui kebijakan jangka panjang dan keputusan kolektif yang manfaatnya tidak selalu langsung terlihat. Cara isu-isu tersebut diberitakan dan dijelaskan akan memengaruhi bagaimana masyarakat memandang relevansi ASEAN,” katanya.

Ia menambahkan, pemberitaan yang baik juga akan memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap upaya bersama negara-negara ASEAN dalam menjaga perdamaian, stabilitas, dan kesejahteraan kawasan.

3. Forum jadi ruang perkuat kolaborasi

Sekjen ASEAN Kao Kim Hourn dalam ASEAN Media Forum ke-10 (AMF) di Manila, Filipina. (IDN Times/Marcheilla Ariesta)

ASEAN Media Forum telah diselenggarakan sejak 2017 sebagai wadah mempertemukan media dengan para pembuat kebijakan kawasan. Menurut Kao, forum tersebut menjadi ruang untuk membahas prioritas, tantangan, serta perkembangan yang dihadapi ASEAN di tengah dinamika global.

Ia berharap para peserta memanfaatkan forum tersebut untuk saling bertukar pandangan mengenai tantangan komunikasi publik sekaligus memperkuat kolaborasi antara ASEAN dan media.

“Saya berharap forum ini menghasilkan gagasan-gagasan yang bermanfaat, memperkuat kolaborasi antara ASEAN dan komunitas media kawasan, serta berkontribusi membangun ASEAN yang lebih terinformasi, lebih terhubung, dan lebih tangguh,” ujar Kao.

Curated For You

Editorial Team

Related Article