Jakarta, IDN times - Seorang pria Palestina beserta istrinya dan kedua anak perempuan mereka tewas setelah serangan udara Israel menghantam rumah mereka di Gaza utara. Serangan tersebut terjadi di tengah gencatan senjata yang berlaku sejak Oktober 2025.
Dilansir Anadolu, pesawat tempur Israel mengebom rumah milik keluarga Ahmad di kota Beit Lahiya pada Kamis (10/9/2026) malam. Beberapa orang juga terluka dalam serangan tersebut, sementara banyak lainnya masih hilang di bawah reruntuhan.
“Jenazah empat anggota keluarga Ahmad ditemukan dalam kondisi terpisah-pisah,” kata seorang pejabat di Rumah Sakit Al-Shifa. Ia menambahkan bahwa kedua anak tersebut berusia 12 dan 8 tahun.
