Jakarta, IDN Times - Lebanon khawatir negaranya akan turut merasakan dampak dari perang Iran-Amerika Serikat (AS), terutama jika Israel dan kelompok Hizbullah ikut terlibat dalam konflik tersebut. Pemerintah kini tengah berupaya melindungi infrastrukturnya dari segala risiko yang mungkin timbul.
“Ada indikasi bahwa Israel dapat melancarkan serangan yang sangat keras jika terjadi eskalasi, yang berisiko mencakup infrastruktur strategis seperti bandara," kata Menteri Luar Negeri Lebanon, Youssef Raggi, pada Selasa (24/2/2026).
Ia menambahkan bahwa pemerintah saat ini sedang melakukan upaya diplomatik agar infrastruktur sipil Lebanon tidak menjadi sasaran jika terjadi serangan, dilansir dari The New Arab.
