Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Teddy Klaim Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Beri Dampak Nyata buat RI

Teddy Klaim Kunjungan Prabowo ke Luar Negeri Beri Dampak Nyata buat RI
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya (IDN Times/Ilman Nafi'an)
Intinya Sih
Gini Kak
  • Teddy Indra Wijaya menegaskan kunjungan luar negeri Presiden Prabowo sebanyak 50 kali dalam 1,5 tahun membawa dampak nyata, termasuk keanggotaan Indonesia di BRICS dan tarif nol persen di Uni Eropa.
  • Ia mengklaim diplomasi Prabowo menghasilkan investasi Rp2.430 triliun, peningkatan alutsista dari berbagai negara, serta kelancaran ibadah haji berkat hubungan baik dengan Arab Saudi.
  • Teddy menyebut keberhasilan aksi kemanusiaan untuk Palestina dan pembebasan WNI sebagai hasil diplomasi aktif Prabowo, meski tidak semua upaya tersebut dipublikasikan ke publik.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Sekretaris Kabinet (Seskab), Teddy Indra Wijaya, merespons kritik dari mantan Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu), Dino Patti Djalal, terkait tingginya frekuensi perjalanan Presiden Prabowo Subianto ke luar negeri.

Selama 1,5 tahun menjabat, tercatat Prabowo sudah 50 kali kunjungan ke luar negeri, dengan kunjungan terakhir ke Prancis pada momen perayaan Idul Adha 2026.

Teddy mengklaim, agenda diplomasi yang dilakukan Prabowo selama 1,5 tahun memberikan dampak positif nyata pada Indonesia.

Mulai dari Indonesia bergabung dengan forum BRICS yang diklaim memberikan manfaat stabilitas di tengah konflik dan krisis dunia, dimulai dari stabilitas pasokan BBM, harga BBM subsidi, hingga stok pangan.

“Kemudian yang kedua, tarif 0 persen di Uni Eropa, ada 25 negara di situ. Dan ini perjanjian yang sudah diurus belasan tahun yang lalu, tapi kapan tercapai? Ya zaman Presiden Prabowo, tepatnya tahun 2025 lalu,” ucap Teddy dalam video yang diunggah di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet, Senin (1/6/2026).

1. Klaim Prabowo bawa investasi triliunan rupiah ke RI

Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia, pada Jumat (29/5/2026), usai menyelesaikan kunjungan resmi kenegaraan di Prancis. (Dok. Sekr
Presiden Prabowo Subianto kembali ke Indonesia, pada Jumat (29/5/2026), usai menyelesaikan kunjungan resmi kenegaraan di Prancis. (Dok. Sekretariat Presiden)

Dia mengatakan, realisasi investasi selama 1,5 tahun terakhir sebesar Rp2.430 triliun adalah hasil jerih payah diplomasi Prabowo.

“Contoh konkret lagi nih, bulan lalu Presiden Prabowo ke Jepang dan Korea, kembali langsung ada investasi sekitar Rp575 triliun,” ujar Teddy.

Dia juga mengklaim Prabowo berhasil meningkatkan alat pertahanan di Indonesia karena memperoleh alutsista dari Prancis, Amerika, Rusia, China, Inggris, Eropa, banyak negara.

Teddy juga menyatakan, kelancaran ibadah haji di 2025 dan 2026 ini adalah berkat kelihaian Prabowo dalam menjalin hubungan internasional.

“Indonesia adalah negara satu-satunya yang punya perkampungan haji di Arab Saudi. Dan Saudi sendiri mengubah undang-undangnya agar suatu negara mempunyai lahan di situ untuk digunakan oleh jemaah haji,” kata Teddy.

2. Klaim RI bisa lancarkan aksi kemanusiaan ke Palestina karena Prabowo

Reruntuhan bangunan di Jalur Gaza, Palestina.
potret reruntuhan bangunan di Jalur Gaza, Palestina (unsplash.com/Emad El Byed)

Sejumlah upaya kemanusiaan yang berhasil dilakukan untuk Palestina juga menurutnya adalah hasil diplomasi Prabowo.

“Presiden Prabowo betul-betul berperan aktif di Palestina. Apa buktinya? Satu, kita ada drop-off logistik dari udara, sudah beberapa kali. Tidak semua negara bisa, kenapa? Itu harus ada diplomasi dengan negara-negara yang wilayah udaranya dilewati oleh pesawat. Kemudian yang kedua, kita kirim kapal rumah sakit ke Palestina,” kata Teddy.

“Kemudian yang ketiga, kita menyekolahkan anak-anak Palestina di universitas di Indonesia, sekarang mungkin sudah sampai 100 orang yang sudah sekolah di sini, dan lain sebagainya,” sambung dia.

Bebasnya sejumlah Warga Negara Indonesia (WNI) yang tergabung dalam aksi Global Sumud Flotilla bulan lalu dari sekapan Israel, menurutnya juga hasil jerih payah Pemerintahan Prabowo.

“Kemudian yang ketujuh, baru minggu lalu ada WNI yang diamankan pihak Israel di laut bebas, dan lewat diplomasi dari Menteri Luar Negeri dan teman-teman Kemlu, selang beberapa hari kembalikan ke Indonesia. Jadi ini lewat diplomasi yang baik diberitakan maupun yang tertutup,” ucap Teddy.

3. Tak semua aksi diplomasi Prabowo dipublikasikan

  Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Prancis, Kamis (28/5/20
Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan bilateral dengan Presiden Prancis, Emmanuel Macron di Istana Élysée, Prancis, Kamis (28/5/2026) (dok. Sekretariat Presiden)

Dalam video itu, Teddy kembali menekankan bahwa Prabowo memberikan hasil konkret dari kunjungan ke luar negeri selama 1,5 tahun terakhir. Dia mengatakan, upaya diplomasi terus dilakukan Prabowo, dan tak semuanya dipublikasikan.

“Semua itu adalah diplomasi yang dilakukan oleh Presiden Prabowo lewat berbagai macam cara, baik yang dipublikasikan, maupun tidak dipublikasikan, karena yang terpenting bagi kami adalah hasil konkretnya. Itu yang kita utamakan,” ucap Teddy.

Teddy menekankan, pertemuan dengan kepala negara lain dilakukan Prabowo atas saran dari Menteri Luar Negeri. Menurut Teddy, Menlu yang paling mengetahui mana agenda yang harus diprioritaskan, dan pertemuan mana saja yang bisa dilakukan melalui sambungan telepon. Dia pun meminta semua upaya diplomasi Prabowo dilihat dari hasil yang diberikan.

“Dan saya rasa semua diplomat hebat tahu itu. Jadi kurang elok rasanya kalau itu masih dipermasalahkan, ya. Jadi ruang untuk setiap masukan tentu kita terima, tapi jangan sampai kita mengaburkan fakta tentang semua hasil yang telah kita capai,” kata Teddy.

Share Article
Topics
Editorial Team
Sunariyah Sunariyah
EditorSunariyah Sunariyah

Related Articles

See More