Jakarta, IDN Times - Pemerintah Chad memutuskan untuk menutup wilayah perbatasan dengan Sudan pada Senin (23/2/2026). Langkah ini diambil menyusul bentrokan yang terjadi di wilayah tersebut pada Sabtu (21/2/2026).
Menurut seorang pejabat Chad yang tidak disebut namanya, bentrokan tersebut terjadi antara pasukan Rapid Support Forces (RSF) dan kelompok milisi pro-Pemerintah Sudan di Kota Tina. Tina sendiri adalah sebuah kota di Sudan yang berbatasan langsung dengan Chad.
Bentrokan tersebut dikabarkan menewaskan lima pasukan Chad yang sedang berjaga di wilayah perbatasan. Selain itu, bentrokan tersebut juga menewaskan 3 warga sipil Sudan dan melukai 12 warga lainnya.
