Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

TNI Siaga 24 Jam Amankan Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga BBM

TNI Siaga 24 Jam Amankan Demo Mahasiswa Tuntut Turunkan Harga BBM
Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas di Balai Wartawan Cilangkap, Jakarta Timur. (Dokumentasi Puspen TNI)
Intinya Sih
  • Mabes TNI menegaskan kesiagaan penuh 24 jam dengan 500 personel siap diterjunkan untuk membantu pengamanan aksi demo menolak kenaikan BBM di Jakarta.
  • Aksi bertajuk 'Aksi Menuju Indonesia Bangkrut' digerakkan BEM UI dan diikuti ribuan mahasiswa dari berbagai kampus, membawa lima tuntutan utama terkait ekonomi dan kebijakan pemerintah.
  • Polda Metro Jaya menurunkan 4.151 personel gabungan Polri dan TNI guna menjaga ketertiban selama demonstrasi, serta mengimbau massa agar tetap damai dan tidak melakukan tindakan anarkis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jakarta, IDN Times - Mabes TNI mengatakan,personelnya siap siaga untuk diterjunkan dalam pengamanan aksi demonstrasi mahasiswa. Berdasarkan informasi dari kepolisian, ada sekitar 500 personel TNI yang ikut diturunkan dalam pengamanan gabungan bersama polisi.

Keterlibatan TNI dalam pengamanan demonstrasi sudah terlihat dalam aksi Agustus 2025 lalu. Ketika itu, TNI turun tangan meredam kemarahan massa yang geram terhadap aksi personel Brimob.

"Ada demo, enggak ada demo. TNI siap 24 jam!" ujar Kepala Pusat Penerangan Mabes TNI, Brigjen TNI Muhammad Nas ketika dikonfirmasi pada Kamis, 11 Juni 2026.

"Kalau saya bilang, bukan 24 jam lagi. Jam kerja saya 25 jam 8 hari. Jadi, kalau kami mau dikerahkan sekarang pun, kami siap," imbuhnya.

Demonstrasi besar-besaran rencananya dimotori oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) pada Jumat (12/6/2026). Mereka melabeli aksi demo hari ini sebagai 'Aksi Menuju Indonesia Bangkrut'. Mahasiswa UI akan berkumpul di FISIP Depok pada pukul 10.00 WIB dan bergerak menuju ke Bunderan Hotel Indonesia.

1. Demo diperkirakan bakal diikuti 1.500 orang

BEM UI, demo
Seruan untuk turun berdemonstrasi pada 12 Juni 2026 oleh Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia. (www.instagram.com/@bemui_official)

Sementara, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Fakultas Hukum Universitas Indonesia (UI), Dimas Rumi Chattaristo mengatakan, aksi demo di Bunderan HI diperkirakan akan diikuti oleh 1.500 orang. Ia menyebut, aksi diperkirakan dimulai pukul 10.00 WIB. Ada lima tuntutan yang akan disuarakan oleh mahasiswa dalam aksi tersebut.

"Pertama, setop pemborosan APBN, kedua, turunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, ketiga, hentikan program MBG dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), keempat hentikan militerisme di ranah sipil, dan kelima, menuntut Prabowo berhenti mengelak dan akui kesalahan pemerintah," ujar Dimas pada Kamis kemarin.

Sementara, Ketua BEM UI Yatalathof Ma'shum Imawan mengatakan, situasi pertumbuhan ekonomi saat ini tak dinikmati oleh seluruh rakyat. Pertumbuhan ekonomi itu hanya terlihat di atas kertas.

"Di meja makan rakyat, tidak ada yang berubah. Harga beras naik, lapangan kerja menyempit, rakyat sekarat dihajar pajak. Dan pemerintah? Sibuk memoles citra sambil membagi proyek kepada kroni," kata Yatalathof kepada IDN Times lewat pesan pendek pada Kamis kemarin.

Ia juga mengundang elemen masyarakat lain mulai dari buruh, guru, pedagang, mahasiswa, dan siapapun yang merasakan bahwa negara ini sedang berjalan ke arah yang salah.

2. Deretan kampus yang akan ikut berunjuk rasa

5B2FAAEE-8D9B-4950-BE7B-DA665A26A1D5.jpeg
Mahasiswa UI membawa poster lima tuntutan, salah satunya copot Kapolri. (IDN Times/Irfan Fathurohman)

Meski perkiraan massa demo bisa mencapai ribuan orang, tetapi pemuda yang akrab disapa Athof itu masih akan membahasnya dalam rapat teknis lapangan pada Kamis malam. Sejumlah kampus dipastikan akan ikut dalam aksi di Bunderan Hotel Indonesia (HI). Beberapa kampus itu antara lain BEM UI, BEM KM IPB, BEM PNJ, BEM Universitas Pancasila, Aliansi BEM Gunadarma, FMN Pusat, FMN UI, hingga Semar UI.

"Beberapa organisasi dan simpul pergerakan yang ikut konsolidasi nasional di Kampus UI kemarin masih akan memastikan kehadiran dan estimasi massa yang ikut di rapat malam ini," kata Athof.

3. Demo 12 Juni akan dikawal oleh 4.151 personel gabungan kepolisian

Ilustrasi personel kepolisian. (IDN Times/Erik Alfian)
Ilustrasi personel kepolisian. (IDN Times/Erik Alfian)

Sementara, Polda Metro Jaya menyiapkan 4.151 personel gabungan untuk mengawal aksi demonstrasi mahasiswsa di Jakarta pada hari ini. Personel gabungan itu terdiri anggota kepolisian dan TNI.

"Sebanyak 4.151 personel gabungan disiapkan dalam pengamanan aksi tersebut. Rinciannya, 3.651 personel Polri, serta 500 personel TNI," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto di dalam keterangan pada hari ini.

Dia menambahkan, polisi menghormati hak masyarakat untuk menyampaikan pendapat di muka umum. Pengamanan sendiri bertujuan untuk memastikan kegiatan berjalan aman, tertib, dan tidak mengganggu aktivitas masyarakat lainnya.

Kemudian, Budi mengimbau kepada peserta demo agar bisa menyampaikan aspirasi secara tertib. Lebih jauh, dia meminta massa tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, serta tetap menghormati pengguna jalan dan masyarakat di sekitar lokasi aksi.

“Kami mengimbau peserta aksi untuk tetap tertib, tidak membawa benda berbahaya, tidak melakukan perusakan, dan bersama-sama menjaga situasi tetap kondusif,” ujarnya.

Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Jujuk Ernawati
EditorJujuk Ernawati

Related Articles

See More