Jakarta, IDN Times - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump membuka investigasi terkait kemungkinan adanya drone Iran di Kuba. Ia menekankan, tidak akan membiarkan adanya drone atau persenjataan Iran di dekat teritori AS.
Dalam 6 bulan terakhir, AS terus meningkatkan blokade ke Kuba yang berimbas pada krisis energi akut. Langkah ini sesuai rencana AS untuk memberikan tekanan maksimum kepada rezim Kuba untuk mengadakan reformasi besar-besaran.
