Jakarta, IDN Times – Amerika Serikat (AS) berencana mengurangi secara besar-besaran kekuatan udara dan laut yang selama ini disiapkan untuk mendukung operasi Organisasi Perjanjian Atlantik Utara (NATO) di Eropa. Kebijakan itu menjadi sorotan karena berpotensi memengaruhi kemampuan pengintaian dan serangan jarak jauh aliansi tersebut.
Melansir New York Times yang mengutip dua pejabat senior pada Jumat (12/6/2026), pemerintahan Presiden Donald Trump akan menurunkan jumlah jet tempur F-16 dan F-15E untuk NATO dari sekitar 150 unit menjadi 100 unit. Selain itu, jumlah pesawat pengintai maritim akan dipangkas dari 26 menjadi 15 unit dan seluruh delapan pesawat pengisian bahan bakar di udara yang ditempatkan di Eropa juga akan ditarik.
