Jakarta, IDN Times - Pemerintah Turki diperkirakan bakal mengalokasikan dana sekitar 2,01 miliar dolar AS atau setara Rp36,27 (kurs Rp18.044) triliun untuk industri aviasi dan antariksa selama tiga tahun ke depan. Rencana pembiayaan ini tercantum dalam draf anggaran pemerintah pusat 2027 serta dokumen justifikasi anggaran yang dilaporkan Anadolu.
Peningkatan alokasi dana secara bertahap dari 2027 hingga 2029 tersebut diarahkan guna memperkuat daya saing global Turki pada sektor kedirgantaraan. Kebijakan ini disiapkan untuk mendukung Program Antariksa Nasional, riset dan infrastruktur pengujian, komersialisasi teknologi lokal, hingga pemenuhan kebutuhan fasilitas transportasi udara.
