Jakarta, IDN Times – Serangan militer Ukraina terhadap kapal komersial Iran di Laut Kaspia memicu ketegangan diplomatik baru. Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi menyebut insiden itu sebagai pelanggaran nyata terhadap Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan menyampaikan protes resmi saat berdiskusi dengan Kepala Kebijakan Luar Negeri Uni Eropa (UE) Kaja Kallas serta Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov, sekaligus menuduh Israel mendorong tindakan tersebut agar Eropa semakin terlibat dalam konflik.
Kementerian Luar Negeri Iran menyatakan serangan pada Sabtu (25/7/2026) membuat kapal kargo meledak, menewaskan seorang pelaut dan melukai beberapa awak kapal. Teheran kemudian memanggil kuasa usaha Ukraina di ibu kota Iran untuk menyampaikan protes keras atas tindakan yang dinilai sebagai aksi permusuhan dan kriminal. Sementara itu, Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali mengatakan kepada kantor berita pemerintah Iran bahwa kapal Anna sedang berlabuh sekitar 5 kilometer dari muara Sungai Volga saat terkena serangan.
