Pakai Helikopter, Tim SAR Gabungan Evakuasi 4 Korban Meninggal KMP Virgo

- Tim SAR Gabungan mengevakuasi 22 korban selamat KMP Virgo Transport 8 ke Pelabuhan Trisakti Banjarmasin pada hari ketiga operasi.
- Empat korban meninggal dunia dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific menggunakan dua helikopter pada Selasa (15/9/2026).
- Sebanyak 129 orang masih dicari dengan dukungan 1.097 personel serta unsur laut dan udara.
Jakarta, IDN Times — Tim SAR Gabungan terus melakukan pencarian dan pertolongan terhadap korban kecelakaan kapal KMP Virgo Transport 8 yang hilang kontak di perairan Laut Jawa, Kalimantan Selatan. Pada hari ketiga operasi SAR atau H3, sebanyak 22 korban selamat berhasil dievakuasi dan tiba di Pelabuhan Trisakti Banjarmasin.
Sebanyak 22 korban selamat tersebut dibawa menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) Lanal Banjarmasin. Sebelumnya, mereka dievakuasi KM Cahaya Bahari Jaya dan kemudian ditransfer ke KRI Nala.
Selain korban selamat, empat korban meninggal dunia juga dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific menggunakan dua helikopter pada Selasa (15/9/2026).
1. Empat korban meninggal dievakuasi menggunakan helikopter

Empat korban meninggal dunia berhasil dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific menggunakan dua helikopter pada Selasa (15/9/2026)(Dok. Basarnas) Helikopter HR-3601 tiba di Bandara Syamsudin Noor pada pukul 11.23 WITA dengan membawa dua korban meninggal dunia yang dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific.
Kemudian, pada pukul 11.55 WITA, helikopter AS-365 P-3013 tiba di bandara yang sama dengan membawa dua korban meninggal dunia lainnya dari kapal tersebut.
Dengan tambahan korban yang dievakuasi tersebut, total korban yang telah dievakuasi hingga saat ini mencapai 114 orang. Rinciannya, 108 orang selamat dan enam orang meninggal dunia.
Sementara itu, sebanyak 129 orang masih dalam pencarian dan menjadi fokus utama Tim SAR Gabungan pada hari ketiga operasi.
2. 1.097 personel dikerahkan cari 129 korban

Empat korban meninggal dunia berhasil dievakuasi dari TB Trans Coal Pacific menggunakan dua helikopter pada Selasa (15/9/2026)(Dok. Basarnas) Kepala Basarnas Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii terus memantau pelaksanaan operasi SAR. Dia memastikan seluruh unsur SAR Gabungan mengoptimalkan pencarian korban melalui jalur laut maupun udara.
Unsur laut terus bergerak menuju area pencarian yang telah ditentukan. Operasi juga diperkuat unsur udara, salah satunya pesawat Cessna 208 Caravan yang telah melaksanakan kegiatan operasi dan tiba di Bandara Syamsudin Noor pada pukul 11.40 WITA.
Sebanyak 1.097 personel dikerahkan dalam operasi SAR hari ketiga. Mereka terdiri dari Basarnas dan instansi pendukung, termasuk unsur SAR Laut TNI AL, Polda Kalimantan Selatan, kapal pendukung, unsur udara, serta potensi SAR.
Operasi tersebut juga didukung lima unit alat utama sistem udara (alut udara) dan 17 unit alut laut.
3. Area pencarian terus dievaluasi

Proses pencarian para penumpang KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). Foto SAR Banjarmasin Mohammad Syafii mengatakan Tim SAR Gabungan terus mengevaluasi perkembangan pencarian untuk menentukan area penyisiran secara efektif.
“Operasi pencarian terus kami optimalkan dengan mengerahkan unsur laut dan udara. Setiap perkembangan di lapangan terus kami evaluasi untuk memastikan search area dapat ditentukan secara efektif dan peluang ditemukannya korban semakin besar,” ujar Mohammad Syafii.
Tim SAR Gabungan masih memprioritaskan pencarian terhadap 129 orang yang belum ditemukan. Penyisiran dilakukan melalui Search and Rescue Unit (SRU) laut dan udara.
Selain pencarian, tim juga terus melakukan evakuasi terhadap korban yang ditemukan serta memperbarui data korban secara berkelanjutan. Evaluasi area pencarian dilakukan dengan mempertimbangkan perkembangan operasi, kondisi lingkungan, serta informasi terbaru yang diperoleh Tim SAR Gabungan di lapangan.

















