Jakarta, IDN Times - United Nations Development Programme (UNDP) menyebut banjir yang menghantam wilayah Nepal yang berbatasan dengan Tibet, China, pada 26 Agustus lalu telah meninggalkan banyak puing. Berdasarkan hasil pemeriksaan awal UNDP, jika ditotal, berat puing-puing tersebut mencapai lebih dari 2,4 juta ton.
Dalam laporannya yang dirilis pada Selasa (1/9/2026), UNDP menjelaskan, puing-puing tersebut terdiri dari reruntuhan bangunan, barang-barang rumah tangga, pepohonan, batu, hingga sedimen lumpur. Jika tidak segera ditangani, puing-puing tersebut berpotensi menghambat pencarian para korban yang hingga kini masih hilang.
