Jakarta, IDN Times - Pemerintah Iran menyebut Amerika Serikat (AS) telah melakukan kejahatan perang karena telah melakukan serangan brutal terhadap mereka sejak 28 Februari lalu. Pernyataan tersebut dilontarkan oleh Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, pada Minggu (13/8/2026).
"Jika orang Amerika (Serikat) adalah pejuang, biarkan mereka menghadapi pasukan militer kita yang gagah berani. Mengapa melancarkan perang terhadap infrastruktur sipil, pasokan makanan, dan mata pencaharian? Jika mereka manusia, mengapa menolak akses mereka terhadap air, makanan, dan obat-obatan?" kata Pezeshkian dalam sebuah unggahan di media sosial X dikutip Jerusalem Post.
