Jakarta, IDN Times - Sejumlah warga di negara Teluk yang berasal dari Arab Saudi, Bahrain, dan Yordania mengecam serangan Iran ke wilayahnya. Kecaman tersebut disampaikan dalam sebuah wawancara yang dirilis media Israel, N12, pada Minggu (19/7/2026). Mereka geram karena serangan Iran yang menyasar negaranya di tengah perang dengan Amerika Serikat (AS) telah membuat situasi menjadi semakin panas.
“Sejak Iran kembali meluncurkan rudal selama seminggu terakhir, situasi di Bahrain menjadi sangat tegang. Ada kekhawatiran besar tentang eskalasi ini karena setiap rudal atau serangan tambahan (dari Iran) dapat memengaruhi nyawa orang-orang yang tidak bersalah di Bahrain dan di negara-negara Teluk lainnya. Serangan Iran juga bisa membahayakan fasilitas-fasilitas penting dan membahayakan situasi ekonomi di Bahrain,” kata penulis dan aktivis asal Bahrain, Fatima Al Harbi.
