Jakarta, IDN Times - Ribuan warga Spanyol di berbagai kota turun ke jalan pada Rabu (2/9/2026) untuk mendukung demonstrasi di Ceuta. Mobilisasi massa ini sebagai bentuk protes atas buruknya penanganan krisis migrasi di Ceuta pada akhir Juli.
Sebelumnya, Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez menuding Rusia dan Israel dalang di balik krisis migrasi di Ceuta. Menurutnya, kedua negara itu menyebarkan kabar bohong yang berimbas masuknya sekitar 72 ribu imigran Maroko ke Ceuta.
