Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
WNI Bidik Skilled Resident Visa Lewat Studi di Selandia Baru
Selandia Baru (pixabay.com/Andreas)
  • Semakin banyak WNI menjadikan studi di Selandia Baru sebagai langkah awal membangun karier dan membuka peluang memperoleh Skilled Resident Visa melalui jalur residence berbasis keterampilan.
  • Pemerintah Selandia Baru memperbarui kebijakan Skilled Residence Pathways yang berlaku mulai 2026 untuk menarik tenaga kerja terampil, sementara mahasiswa internasional dapat bekerja hingga 20 jam per minggu.
  • Perubahan kebijakan visa mendorong calon mahasiswa Indonesia menyesuaikan rencana studi dengan prospek kerja dan peluang residence, sehingga informasi pendidikan dan dunia kerja makin diminati.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2026

Pemerintah Selandia Baru mulai memberlakukan penyempurnaan kebijakan Skilled Residence Pathways untuk menarik dan mempertahankan tenaga kerja terampil.

kini

Semakin banyak WNI menjadikan studi di Selandia Baru sebagai langkah awal membangun karier dan peluang memperoleh Skilled Resident Visa. Calon mahasiswa Indonesia kini mempertimbangkan prospek kerja serta jalur residence dalam perencanaan studi mereka.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Banyak warga negara Indonesia mulai menjadikan studi di Selandia Baru sebagai langkah awal untuk membangun karier dan membuka peluang memperoleh Skilled Resident Visa melalui jalur residence berbasis keterampilan.
  • Who?
    Calon mahasiswa asal Indonesia, Pemerintah Selandia Baru, serta lembaga imigrasi Immigration New Zealand yang mengelola program Skilled Residence Pathways dan Skilled Migrant Category.
  • Where?
    Kegiatan studi dan kebijakan visa berlangsung di Selandia Baru, sementara minat dan persiapan calon mahasiswa terjadi di berbagai daerah di Indonesia.
  • When?
    Tren peningkatan minat ini berlangsung saat ini, dengan penyempurnaan kebijakan visa yang dijadwalkan mulai berlaku pada tahun 2026.
  • Why?
    Pemerintah Selandia Baru berupaya menarik tenaga kerja terampil dari luar negeri, sementara WNI melihat peluang pendidikan sekaligus kesempatan memperoleh izin tinggal tetap melalui jalur keterampilan.
  • How?
    Peluang diperoleh melalui studi sesuai kebutuhan sektor kerja, bekerja paruh waktu selama kuliah, serta mengikuti ketentuan Skilled Residence Pathways yang diumumkan oleh Immigration New Zealand.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak orang Indonesia sekarang mau sekolah di Selandia Baru supaya bisa kerja dan tinggal di sana. Pemerintah Selandia Baru punya aturan baru buat orang yang punya keahlian khusus. Mahasiswa bisa kerja sedikit waktu sambil kuliah. Sekarang banyak yang pilih jurusan yang bisa bantu dapat kerja dan visa tinggal setelah lulus nanti.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Perkembangan jalur Skilled Resident Visa di Selandia Baru menciptakan dinamika positif bagi calon mahasiswa Indonesia yang kini lebih strategis dalam merencanakan pendidikan dan karier. Kebijakan yang memungkinkan studi sekaligus pengalaman kerja paruh waktu memberi nilai tambah praktis, sementara keterbukaan informasi dari pemerintah setempat membantu mereka membuat keputusan yang lebih terarah dan berorientasi masa depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times Studi di Selandia Baru kini tidak lagi dipandang sebagai kesempatan menempuh pendidikan di luar negeri semata. Semakin banyak warga negara Indonesia (WNI) yang mulai menjadikan pendidikan sebagai langkah awal untuk membangun karier sekaligus membuka peluang memperoleh Skilled Resident Visa.

Tren tersebut sejalan dengan pengembangan jalur residence berbasis keterampilan yang dilakukan Pemerintah Selandia Baru melalui Skilled Residence Pathways, termasuk Skilled Migrant Category. Skema tersebut ditujukan untuk memenuhi kebutuhan tenaga kerja di berbagai sektor sekaligus menarik pekerja terampil dari berbagai negara.

Pemerintah Selandia Baru juga melakukan sejumlah penyempurnaan kebijakan yang mulai berlaku pada 2026 guna meningkatkan daya saing negara tersebut dalam menarik dan mempertahankan tenaga kerja terampil. Informasi mengenai jalur tersebut dipublikasikan secara terbuka oleh Immigration New Zealand.

Dengan adanya peluang tersebut, pertimbangan calon mahasiswa Indonesia pun mulai bergeser. Selain kualitas pendidikan, prospek karier setelah lulus dan peluang memperoleh residence kini menjadi faktor yang semakin diperhatikan.

1. Prospek kerja menjadi pertimbangan utama

ilustrasi Selandia Baru, New Zealand (pexels.com/Mark Thomas)

Berkembangnya jalur Skilled Resident Visa, calon mahasiswa kini semakin memperhatikan keterkaitan antara program studi yang dipilih dengan kebutuhan tenaga kerja di Negeri Kiwi.

Pemilihan jurusan tidak lagi hanya didasarkan pada minat atau reputasi kampus, tetapi juga mempertimbangkan peluang memasuki pasar kerja setelah lulus. Praktisi teknologi informasi Andy Saputra yang menetap di Selandia Baru mengatakan, studi dipandang sebagai bagian dari perencanaan karier jangka panjang.

Kondisi tersebut menunjukkan perubahan cara masyarakat dalam mempersiapkan pendidikan di luar negeri. Informasi mengenai sektor yang membutuhkan tenaga kerja hingga persyaratan residence kini menjadi salah satu hal yang banyak dicari sebelum mengambil keputusan untuk kuliah.

Perkembangan ini juga mencerminkan meningkatnya minat masyarakat Indonesia terhadap peluang tinggal dan bekerja di Selandia Baru melalui jalur yang tersedia sesuai ketentuan pemerintah setempat.

2. Kebijakan visa memberi kesempatan bekerja sambil kuliah

kota Oamaru di Selandia Baru (commons.wikimedia.org/W. Bulach)

Selain menawarkan kualitas pendidikan yang baik, Selandia Baru juga memberikan kesempatan bagi mahasiswa internasional untuk bekerja selama menjalani studi sesuai ketentuan visa yang berlaku.

Mahasiswa internasional umumnya diperbolehkan bekerja hingga 20 jam per minggu selama masa perkuliahan. Kesempatan tersebut menjadi salah satu cara untuk memperoleh pengalaman kerja sekaligus membantu memenuhi kebutuhan selama menempuh pendidikan.

Peluang kerja paruh waktu tersedia di berbagai sektor, seperti retail, supermarket, restoran, pusat layanan pelanggan (call center), hingga pekerja musiman. Di luar itu, sektor pertanian dan peternakan juga menjadi salah satu pilihan karena merupakan industri yang berkembang di Selandia Baru.

Informasi lowongan pekerjaan dapat diakses melalui layanan karier kampus, papan pengumuman universitas, platform pencarian kerja daring, maupun Student Job Search. Berdasarkan ketentuan yang berlaku, upah minimum di Selandia Baru mencapai 18,90 dolar Selandia Baru per jam atau sekitar Rp194.500 per jam.

3. Jalur residence mendorong perubahan pola perencanaan studi

Ilustrasi negara Selandia Baru (Unsplash.com/ Munir Rani)

Perubahan kebijakan residence berbasis keterampilan turut memengaruhi cara calon mahasiswa Indonesia menyusun rencana pendidikan.

Jika sebelumnya fokus utama adalah menyelesaikan studi, kini semakin banyak yang juga mempertimbangkan peluang membangun karier setelah lulus. Hal tersebut mendorong meningkatnya kebutuhan akan informasi mengenai pendidikan, dunia kerja, serta jalur residence di Selandia Baru.

Karena itu, berbagai sumber informasi mengenai studi dan kehidupan di Selandia Baru mulai banyak diakses oleh calon mahasiswa Indonesia sebagai bahan pertimbangan sebelum mengambil keputusan melanjutkan pendidikan di negara tersebut.

Curated For You

Editorial Team

Related Article