TNI AL Berangkatkan Satgas Orruda 2026 ke Rusia, Siap Latihan Bersama

- TNI AL memberangkatkan Satgas Orruda 2026 ke Vladivostok, Rusia, untuk latihan bilateral selama 42 hari bersama Angkatan Laut Rusia menggunakan KRI I Gusti Ngurah Rai-332.
- Latihan ini menjadi implementasi kerja sama NTNT antara TNI AL dan AL Rusia, dengan fokus pada peningkatan kemampuan MIO, SAR, Medevac, serta pertukaran pengetahuan melalui SMEE.
- Pangkoarmada II menegaskan pentingnya menjaga nama baik Indonesia dan keselamatan prajurit, sejalan dengan upaya memperkuat diplomasi pertahanan dan profesionalisme maritim di tingkat global.
Jakarta, IDN Times - TNI Angkatan Laut (AL) melalui Koarmada II melepas satuan tugas latihan bersama Orruda 2026 menuju ke Vladivostok, Rusia, Selasa, 7 Juli 2026. Mereka akan mengikuti pelayaran dan latihan bilateral bersama Angkatan Laut (AL) Rusia.
Panglima Koarmada II Laksamana Muda TNI I.G.P. Alit mengatakan Satgas Orruda 2026 akan melakukan pelayaran selama 42 hari, dengan menggunakan KRI I Gusti Ngurah Rai-332.
"Satgas diperkuat 145 personel yang terdiri dari prajurit KRI, personel Kopaska, penyelam, kru heli, dokter, safety officer dan penerangan," ungkap Alit dalam keterangan tertulis, Rabu (8/7/2026).
Alit menjelaskan latihan tersebut merupakan implementasi kerja sama navy to navy talks (NTNT) antara TNI AL dan AL Rusia. Latihan bersama Orruda kembali diaktifkan setelah terakhir dilakukan pada 2024.
Alit mengatakan prajurit yang tergabung dalam Satgas Orruda bukan sekadar melakukan latihan militer, tetapi juga mengemban amanah sebagai duta bangsa yang membawa nama baik TNI AL, dan Indonesia di forum internasional.
"Melalui latihan ini, diharapkan terjalin hubungan kerja sama yang semakin erat dan peningkatan profesionalisme prajurit dalam menghadapi dinamika operasi maritim," tutur dia.
1. Prajurit TNI AL diharapkan bisa memanfaatkan latihan secara maksimal

Alit mengatakan seluruh personel diminta memanfaatkan latihan secara maksimal untuk meningkatkan kemampuan Maritime Interdiction Operation (MIO), penanganan ancaman unmanned surface vessel (USV), search and rescue (SAR) dan medical evacuation (Medevac).
Para prajurit, kata Alit, juga diminta mengoptimalkan kegiatan Subject Matter Expert Exchange (SMEE) sebagai sarana bertukar pengetahuan, pengalaman, dan memperkuat interoperabilitas kedua AL.
Ia juga berpesan agar selama melakukan latihan bersama, keselamatan tetap menjadi prioritas utama. "Zero accident sebisa mungkin dicapai melalui prinsip safety first," tutur dia.
2. Pangkoarmada II minta prajurit jaga nama baik TNI AL di Rusia

Pesan terakhir yang disampaikan Pangkoarmada II yakni menjaga nama baik TNI AL, bangsa dan negara. "Kalian juga harus menyerap ilmu dan pengalaman sebanyak-banyaknya selama pelaksanaan latihan. Itu merupakan bekal untuk meningkatkan kapasitas dan profesionalisme prajurit," tutur dia.
"Keikutsertaan TNI AL dalam Satgas Orruda 2026 sejalan dengan arahan Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam memperkuat diplomasi pertahanan, meningkatkan interoperabilitas dengan AL negara sahabat, serta memperkokoh kesiapan operasional prajurit guna mendukung stabilitas dan keamanan maritim di kawasan maupun di tingkat global," sambung dia.
3. Latihan Orruda 2024 digelar di Perairan Jawa

Sementara, Latihan Orruda 2024 dipusatkan di Koarmada II Surabaya pada 4 November hingga 8 November 2024. Materi latihan bersama yang dilakukan antara lain meliputi technical floor game, diskusi perencanaan, penyamaan persepsi dan pelabuhan.
Selain itu, latihan juga dilakukan di Perairan Jawa dan meliputi materi manuver taktis, latihan helikopter hingga latihan pemeriksaan (boarding exercise).
Latma Orruda diambil dari penggalan nama dua lambang nasional Rusia dan Indonesia, yaitu Orel (Elang Rusia) dan Garuda.
“Latihan fase laut Latma Orruda 2024 telah selesai dilaksanakan oleh TNI-AL dan Angkatan Laut Rusia. Latihan ditutup di tengah laut, dan kapal-kapal Angkatan Laut Rusia yang mengikuti latihan langsung melanjutkan pelayaran menuju markasnya,” ungkap Kepala Dinas Penerangan (Kadispen) Komando Armada II TNI-AL ketika itu Kolonel Laut (P) Widyo Sasongko pada Jumat, 8 November 2024.





















