5 Fakta Black Collared Starling, Jalak Berkerah Hitam yang Berisik

- Black-collared Starling memiliki penampilan hitam-putih yang kontras dengan panjang tubuh sekitar 27-30 sentimeter.
- Burung ini tersebar luas di Asia Tenggara dan Asia Timur bagian selatan, habitatnya meliputi lahan terbuka seperti sawah, padang rumput, kebun, dan taman kota.
- Black-collared Starling aktif mencari makan di tanah, lebih sering terlihat berjalan di permukaan tanah dan mengikuti ternak besar atau aktivitas manusia di sawah.
Black-collared Starling atau Gracupica nigricollis merupakan salah satu jenis burung jalak yang mudah dikenali berkat kombinasi warna hitam dan putih pada tubuhnya. Kerah hitam di leher menjadi ciri khas yang kontras dengan kepala dan dada putih bersih. Penampilan mencolok ini membuatnya mudah dikenali bahkan oleh pengamat burung pemula.
Selain tampilannya, burung ini juga terkenal karena suaranya yang lantang dan sering terdengar di berbagai habitat terbuka. Black-collared Starling kerap mengeluarkan suara keras berulang, terutama saat bertengger atau terbang dalam kelompok kecil. Yuk, kita simak 5 fakta menarik burung jalak berkerah hitam ini!
1. Memiliki penampilan hitam-putih yang kontras

Black-collared Starling berukuran sedang dengan panjang tubuh sekitar 27-30 sentimeter. Thai National Parks menyebutkan bahwa warna tubuhnya didominasi putih pada kepala dan dada, dipisahkan oleh pita hitam tebal di bagian leher yang menyerupai kerah. Punggung dan sayapnya berwarna cokelat gelap hingga hitam, memberikan kesan kontras yang kuat.
Selain bulu, burung ini memiliki ciri tambahan berupa kulit tanpa bulu berwarna kuning terang di sekitar mata. Area wajah ini membuat ekspresinya terlihat mencolok saat diam maupun bersuara. Kombinasi warna bulu dan wajah inilah yang menjadikan Black-collared Starling tampak elegan sekaligus mudah dikenali di lapangan.
2. Tersebar luas di Asia Tenggara

Black-collared Starling memiliki wilayah sebaran yang luas di Asia Tenggara dan Asia Timur bagian selatan. Dilansir Birds of the World, burung ini dapat ditemukan di Thailand, Vietnam, Laos, Kamboja, Myanmar, hingga wilayah selatan Tiongkok. Di beberapa negara, spesies ini juga diperkenalkan dan berhasil berkembang dengan baik.
Habitat favoritnya meliputi lahan terbuka seperti sawah, padang rumput, kebun, dan taman kota. Burung ini jarang ditemukan di hutan lebat karena lebih menyukai area terbuka dengan akses mudah ke tanah. Fleksibilitas habitat ini membuat Black-collared Starling sering terlihat dekat dengan aktivitas manusia.
3. Aktif mencari makan di tanah

Dalam mencari makan, Black-collared Starling lebih sering terlihat berjalan di permukaan tanah. Dilansir Animal Diversity Web, makanannya beragam, mulai dari serangga kecil, cacing, hingga biji-bijian dan sisa makanan manusia. Pola makan ini mendukung kemampuannya bertahan di berbagai lingkungan terbuka.
Burung ini juga kerap mengikuti ternak besar atau aktivitas manusia di sawah. Kehadiran hewan besar membantu mengusik serangga dari tanah sehingga lebih mudah ditangkap. Perilaku ini menunjukkan kecerdikan Black-collared Starling dalam memanfaatkan peluang makanan.
4. Dikenal sangat vokal dan berisik

Salah satu ciri paling menonjol dari Black-collared Starling adalah suaranya yang keras dan berulang. Burung ini memiliki variasi panggilan berupa siulan, suara kasar, hingga nada pendek yang cepat. Suaranya sering terdengar dari kejauhan, bahkan sebelum burungnya terlihat.
Dilansir lcsd.gov.hk, kebiasaan bersuara ini biasanya terjadi saat burung bertengger di tempat terbuka seperti kabel listrik atau dahan tinggi. Suara tersebut digunakan untuk berkomunikasi dengan individu lain dalam kelompoknya. Karena sering dilakukan di area pemukiman, suara Black-collared Starling mudah dikenali oleh masyarakat.
5. Mudah beradaptasi dengan lingkungan manusia

Black-collared Starling termasuk burung yang sangat toleran terhadap kehadiran manusia. Ia sering terlihat di taman kota, pekarangan rumah, hingga area pasar tradisional. Struktur buatan seperti tiang dan bangunan rendah kerap digunakan sebagai tempat bertengger.
BirdLife DataZone menginformasikan bahwa kemampuan beradaptasi ini membuat populasinya relatif stabil di banyak wilayah. Bahkan di lingkungan yang telah banyak berubah, burung ini masih mampu bertahan dan berkembang. Hal tersebut menjadikan Black-collared Starling sebagai contoh burung urban yang sukses.
Black-collared Starling adalah burung jalak yang menarik perhatian melalui kombinasi warna tubuh dan suara yang lantang. Sifatnya yang adaptif membuatnya mudah ditemukan di berbagai lingkungan, termasuk kawasan perkotaan. Mengenal lebih dekat burung ini membantu kita memahami bagaimana satwa liar beradaptasi di tengah perubahan lanskap alam.


















