Ukiran kaligrafi dari Buland Darwaza. (commons.wikimedia.org/Rabe!)
Di gerbang utama Buland Darwaza, ada sebuah prasasti unik dalam bahasa Persia yang memuat pesan dari Nabi Isa (Yesus), putra Maryam. Prasasti itu berbunyi bahwa dunia ini hanyalah sebuah jembatan yang harus dilewati, bukan tempat untuk membangun rumah atau tinggal selamanya. Pesan ini mengingatkan semua orang supaya gak terlena dengan urusan duniawi yang singkat, dan mengajak mereka untuk memanfaatkan waktu yang ada dengan berdoa.
Selain pesan bijak tersebut, bagian atas gerbang ini juga dihiasi oleh ukiran ayat-ayat suci Al-Qur'an yang ditulis indah menggunakan kaligrafi aksara Naskh. Kaligrafi yang memukau ini digambar langsung oleh Khwaja Hussain Chishti, yang merupakan salah satu murid dari ulama terkenal saat itu, Syekh Salim Chishti.
Nah, itulah cerita di balik berdirinya Buland Darwaza yang penuh sejarah. Mulai dari ukurannya yang super megah sebagai gerbang tertinggi di dunia, perpaduan arsitekturnya yang unik, hingga pesan bijak toleransi di dindingnya, semuanya sukses bikin siapa saja yang melihatnya merasa kagum. Peninggalan luar biasa dari masa Kekaisaran Mughal ini benar-benar membuktikan bahwa India punya warisan budaya yang sangat kaya dan menarik untuk terus digali.