5 Fakta Danau Wanaka, Terbentuk dari Gletser hingga Punya Pulau Unik

- Danau Wanaka di Selandia Baru terbentuk dari aktivitas gletser ribuan tahun lalu dan kini dikenal karena keindahan alamnya yang berpadu dengan pegunungan Alpen Selatan.
- Pohon willow ikonik bernama That Wānaka Tree menjadi simbol terkenal sejak foto pemenang penghargaan 2014, menjadikannya salah satu objek paling sering difoto di negara tersebut.
- Selain kaya sejarah Māori, danau ini memiliki ekosistem beragam serta pulau Mou Waho unik dengan danau kecil di atasnya yang menjadi kawasan konservasi penting.
Danau Wanaka dikenal sebagai salah satu ikon alam di Selandia Baru yang menawarkan panorama menawan sepanjang tahun. Hamparan airnya yang jernih berpadu dengan latar pegunungan Alpen Selatan menciptakan pemandangan yang indah dan menenangkan. Tak heran jika tempat ini kerap menjadi tujuan wisata favorit bagi pencinta alam dan fotografi.
Namun, keindahan Danau Wanaka tidak hanya berhenti pada lanskapnya yang memukau. Danau ini juga menyimpan berbagai fakta menarik, mulai dari asal-usul geologisnya hingga keunikan alam yang jarang ditemukan di tempat lain. Untuk mengenal lebih dekat keunikannya, yuk simak lima fakta tentang Danau Wanaka berikut ini.
1. Punya pohon paling terkenal di dunia

Salah satu ikon paling dikenal dari Danau Wanaka adalah sebuah pohon willow yang kerap disebut sebagai That Wānaka Tree. Pohon ini tumbuh di tepian danau dengan sebagian akarnya terendam air, sehingga tampak seolah berdiri sendiri di tengah permukaan danau. Menurut cerita lokal, pohon tersebut diduga mulai tumbuh pada 1930-an dan kemungkinan berasal dari pagar yang dahulu membentang ke area danau untuk membatasi ternak. Meski akarnya terus terendam, pohon ini tetap bertahan hingga kini.
Menariknya, pohon ini baru terkenal pada 2014 setelah sebuah foto yang menampilkan suasana berkabut di sekelilingnya memenangkan penghargaan fotografi nasional di Selandia Baru. Sejak saat itu, gambar pohon tersebut banyak dibagikan di media sosial dan menjadikannya salah satu pohon yang paling sering difoto di negara tersebut. Latar danau serta pegunungan di belakangnya membuat tampilannya terlihat sederhana, namun sangat indah.
2. Terbentuk dari gletser ribuan tahun lalu

Danau Wanaka terbentuk dari aktivitas gletser besar yang bergerak turun dari Pegunungan Alpen Selatan pada masa Zaman Es. Aliran es yang sangat tebal tersebut memenuhi lembah dan secara perlahan mengikis permukaan tanah, sehingga terbentuk cekungan panjang dan dalam. Setelah gletser mulai mencair, cekungan tersebut terisi oleh air dan kemudian membentuk Danau Wanaka.
Sekitar 10.000 tahun lalu, gletser yang membentuk danau ini mengalami penyusutan dan mundur kembali ke arah pegunungan. Proses tersebut meninggalkan endapan batuan yang dikenal sebagai morena, yang kemudian membentuk bentang alam di sekitar danau hingga saat ini. Jejak aktivitas gletser tersebut masih dapat dilihat dari bentuk lembah dan lanskap pegunungan yang mengelilingi Danau Wanaka.
3. Namanya berasal dari bahasa Māori

Nama Wanaka berasal dari kata Māori, yaitu Oanaka, yang berarti “tempat Anaka”. Māori adalah penduduk asli Selandia Baru yang telah mendiami wilayah tersebut jauh sebelum kedatangan bangsa Eropa. Anaka merupakan nama seorang kepala suku setempat, dan seiring waktu penyebutannya berubah menjadi Wanaka, lalu digunakan sebagai nama danau sekaligus kota di tepi selatannya. Hal ini menunjukkan bahwa nama tersebut berakar kuat pada sejarah dan budaya masyarakat Māori.
Selain makna namanya, Danau Wanaka juga memiliki peran dalam catatan sejarah awal kawasan tersebut. Penjelajah Eropa pertama yang mencapai danau ini adalah Nathaniel Chalmers pada tahun 1853. Pada masa awal kedatangan bangsa Eropa, wilayah ini sempat dikenal dengan nama Pembroke sebelum akhirnya kembali menggunakan nama Wanaka. Dengan demikian, nama Danau Wanaka bukan sekadar penamaan geografis, tetapi juga menyimpan jejak budaya dan sejarah yang panjang.
4. Rumah bagi berbagai spesies ikan dan burung

Danau Wanaka menjadi habitat bagi berbagai spesies ikan air tawar. Salah satu yang paling dikenal adalah longfin eel atau tuna, belut endemik Selandia Baru yang dapat tumbuh sangat panjang dan hidup hingga puluhan tahun. Selain itu, terdapat ikan asli seperti kōaro dan common bully yang hidup di perairan dangkal. Sementara itu, spesies seperti brown trout, rainbow trout, dan salmon diperkenalkan dari luar negeri dan kini juga menjadi bagian dari ekosistemnya.
Kawasan Danau Wanaka juga menjadi tempat hidup beragam burung air, seperti pāpango, paradise shelduck, serta beberapa jenis camar dan burung pecuk yang kerap terlihat di sekitar tepian dan perairan dangkal. Sebagian burung tersebut merupakan spesies endemik yang hanya dapat ditemukan di Selandia Baru. Keanekaragaman ikan dan burung ini menunjukkan bahwa Danau Wanaka memiliki ekosistem air tawar yang kaya dan memiliki peran penting bagi kehidupan satwa di sekitarnya.
5. Memiliki pulau dengan danau di atasnya

Danau Wanaka memiliki empat pulau utama, yaitu Mou Waho, Te Peka Karara, Mou Tapu, dan Ruby Island. Salah satu yang paling unik adalah Mou Waho karena di tengah pulau ini terdapat danau kecil bernama Arethusa Pool. Danau tersebut terbentuk akibat proses glasial dan berada sekitar 150 meter di atas permukaan Danau Wanaka. Keberadaan danau di atas pulau yang terletak di tengah danau besar menjadikannya fenomena alam yang cukup langka dan menarik.
Mou Waho juga dikenal sebagai kawasan cagar alam yang dikelola oleh otoritas konservasi setempat. Pulau ini bebas dari hama dan menjadi tempat perlindungan berbagai spesies asli, termasuk mountain stone wētā dan Southern Alps gecko. Selain nilai geologinya, upaya pelestarian alam yang dilakukan di pulau ini menambah pentingnya peran Mou Waho dalam menjaga ekosistem Danau Wanaka secara keseluruhan.
Dengan berbagai keunikan yang dimilikinya, Danau Wanaka bukan sekadar bentang alam yang indah, tetapi juga menyimpan kisah geologi, kekayaan hayati, hingga jejak sejarah dan budaya yang menarik untuk dipahami. Setiap sisinya menawarkan cerita berbeda yang membuat danau ini terasa istimewa. Tak heran jika Danau Wanaka terus menjadi perhatian, bukan hanya karena panoramanya, tetapi juga karena nilai alam dan warisan yang dikandungnya.













![[QUIZ] Apakah Kamu Lebih Pintar dari Anak Kelas 4 SD? Edisi IPA](https://image.idntimes.com/post/20250530/pexels-media-32218913-3c9296c30326a359cd62291a7a4a8913-72224ffc9a5d9a92e1ef4461f7b4d761.jpeg)


