Ingin tahu lebih lanjut mengenai sungai yang juga menjadi saksi bisu sejarah Perang Dunia (PD) II di Eropa ini?, simak lima fakta menariknya berikut ini, yuk!
5 Fakta Elbe River, Sungai Ikonik yang Mengalir di Ceko dan Jerman

- Sungai Elbe mengalir sepanjang 1.165 km melintasi Republik Ceko dan Jerman, berhulu di Pegunungan Riesengebirge dan bermuara di Laut Utara melalui Kota Hamburg.
- Sungai ini berperan penting sebagai jalur air utama yang menghubungkan Pelabuhan Hamburg—pelabuhan terbesar di Jerman—dengan laut lepas, mendukung aktivitas perdagangan Eropa.
- Elbe dikenal karena keindahan alamnya, sejarah pertemuan Sekutu pada PD II di Torgau, serta kekayaan ekosistem yang menjadi habitat berbagai spesies langka.
Eropa memiliki sejumlah sungai ikonik yang indah dan bersejarah, salah satunya adalah Sungai Elbe. Sungai Elbe adalah salah satu sungai ikonik yang mengalir di wilayah Eropa tengah, tepatnya di negara Republik Ceko dan Jerman. Sungai tersebut berhulu di sisi selatan Pegunungan Riesengebirge yang dijuluki sebagai Giant Mountain, pegunungan tesebut terletak dekat dengan perbatasan Republik Ceko dengan Polandia yang kemudian mengalir menuju wilayah Saxony (Sachsen), Jerman. Di Jerman sungai ini mengalir melintasi dataran Jerman hingga mencapai Kota Hamburg dan kemudian bermuara ke Laut Utara.
Menurut laman Britannica, Sungai Elbe memiliki panjang sekitar 1.165 km yang sekitar sepertiganya mengalir di Republik Ceko dan dua pertiganya mengalir di wilayah Jerman. Memiliki sejumlah anak sungai utama, yakni Sungai: Vltava (Moldau), Ohře (Eger), Mulde, dan Saale. Dalam sejarahnya, Lembah Sungai Elbe telah dihuni sejak zaman prasejarah dan hingga abad pertengahan, sungai ini merupakan batas barat wilayah yang dihuni oleh bangsa Slavia utara.
1. Sungai ikonik yang terkenal dengan keindahannya

Sungai Elbe adalah sungai ikonik yang terkenal dengan keindahan panorama alamnya. Dilansir laman Visit Saxony, salah satu panorama paling menakjubkan di daerah aliran sungainya adalah panorama alam yang dikenal dengan nama "Elbe Sandstone Mountains" yang merupakan bentang alam dalam rupa pegunungan batu pasir (sandstone), terkenal dengan puncak-puncak gunung batu yang menjulang tinggi serta jurang-jurangnya yang dalam. Panorama alam yang terletak di perbatasan antara Jerman tenggara (wilayah Saxony/Sachsen) dengan Republik Ceko tersebut terbentuk dari proses geologi yang terjadi dalam jangka waktu yang panjang.
Panorama di daerah aliran Sungai Elbe menjadi salah satu daya tarik turisme di Republik Ceko dan Jerman. Sejumlah agen perjalanan wisata menawarkan pesiar menyusuri keindahan Sungai Elbe yang biasanya berlangsung selama sekitar 7 hingga 10 hari serta ditawarkan bersama paket wisata. Wisata dengan kapal pesiar di Sungai Elbe tersebut akan memberikan pengalaman yang tak terlupakan bagi para wisatawan yang akan merasakan perpaduan menarik antara panorama keindahan alam dengan pesona kota kosmopolitan seperti Praha, di Republik Ceko dan Kota Dresden di Jerman yang dijuluki "Kota Florencenya Elbe".
2. Penghubung pelabuhan besar di Jerman dengan lautan lepas

Sungai Elbe hingga hari ini merupakan salah satu jalur air (waterway) terpenting di wilayah Eropa tengah. Sungai ini memiliki peran vital untuk menghubungkan salah satu pelabuhan terbesar dan tersibuk di Eropa yakni Pelabuhan Hamburg dengan Laut Utara (North Sea). Menurut laman Clean Energywire, Pelabuhan Hamburg adalah pelabuhan laut yang terletak di Sungai Elbe di Hamburg, Jerman dan berjarak sekitar 100-an km dari Laut Utara.
Pelabuhan Hamburg adalah pelabuhan laut terbesar di Jerman dan merupakan pelabuhan peti kemas terbesar kedua di Eropa berdasarkan volume peti kemas serta pelabuhan tersibuk ketiga di Eropa setelah Pelabuhan Rotterdam di Belanda dan Pelabuhan Antwerp di Belgia. Sejumlah sumber informasi menuliskan, Pelabuhan Hamburg menangani volume peti kemas tahunan sebanyak sekitar 8,3 juta TEU (Twenty-Foot Equivalent Units). Kapal-kapal peti kemas besar tersebut akan dikawal oleh kapal-kapal tongkang dan nakhoda berpengalaman ketika menyusuri Sungai Elbe menuju laut lepas atau ketika masuk ke Pelabuhan Hamburg.
3. Mengalir ratusan km tanpa diperlambat oleh bendungan

Salah satu fakta unik dari Sungai Elbe ini adalah ada bagian aliran sungainya sejauh sekitar 600-an km yang tak diperlambat oleh bendungan atau pun tanggul yang menjadikannya sebagai salah satu dari sedikit sungai besar di seluruh Eropa Tengah yang mengalir bebas pada jarak tersebut.
Menurut laman Entdecke Deutschland, karena adanya aliran sungai yang mengalir lebih dari 600-an km tanpa terhalang oleh bendungan apa pun maka padang rumput dan hutan di sepanjang tepiannya secara teratur akan tergenang oleh air. Fenomena tersebut menyebabkan lanskap dataran yang terkadang tergenang air tersebut menyediakan kondisi hidup yang ideal bagi ekosistem tumbuhan dan hewan di tempat tersebut.
4. Tempat pertemuan Sekutu barat dan Tentara Merah Soviet di era PD II

Tak hanya sebagai bentang alam yang indah, Sungai Elbe juga menjadi saksi bisu dari peperangan terbesar dalam perjalanan sejarah peradaban umat manusia, yakni PD II di Eropa. Sebagaimana dituliskan di laman National WW II Museum, pada tanggal 25 April 1945, Kota Torgau di tepian Sungai Elbe menjadi lokasi pertemuan monumental antara Sekutu barat (pasukan Amerika dan Inggris) dengan Tentara Merah Soviet yang juga sedang memerangi Nazi Jerman di bawah kepemimpinan Adolf Hitler.
Pertemuan dua pasukan besar yang kontra dengan Jerman di fase akhir PD II tersebut akhirnya menentukan nasib akhir Nazi Jerman tersebut. Tentara Merah Uni Soviet akhirnya menyerbu Berlin dan pada tanggal 30 April 1945, Adolf Hitler bunuh diri yang menyebakan pihak Nazi Jerman menyerah tanpa syarat tak lama kemudian.
5. Kaya flora dan fauna

Menurut laman Mecklenburg Elbe Valley, daerah aliran Sungai Elbe kaya akan keanekaragaman hayati, sejumlah spesies mamalia, burung, dan ikan dapat ditemui di daerah aliran sungai dan muaranya. Untuk mamalianya yang paling terkenal adalah berang-berang Eurasia (eurasian beaver) yang merupakan spesies kunci di Sungai Elbe. Hewan tersebut pernah hampir punah namun saat ini mulai pulih kembali dan banyak terlihat di tepian sungai. Selain berang-berang Eurasia terdapat pula rusa merah, rusa roe, babi hutan, rubah dan luak yang berkeliaran di hutan dataran banjir yang rimbun.
Lembah Elbe juga merupakan koridor migrasi burung dan tempat sejumlah spesies burung berkembang biak. Di tempat tersebut dapat ditemui sejumlah spesies burung pemangsa seperti: elang laut ekor putih dan elang merah. Untuk burung airnya terdapat burung bangau dan untuk ikannya terdapat ikan salmon atlantik, ikan bream dan lain-lain. Di muara sungainya juga dapat ditemui anjing laut yakni Harbour seals (Phoca vitulina).
Jangan lewatkan untuk mengunjungi bagian sungai ikonik ini ketika nanti ada kesempatan untuk berwisata ke Eropa, ya!

















