Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Famili Terapontidae, Hidup di Kawasan Indo-Pasifik

5 Fakta Famili Terapontidae, Hidup di Kawasan Indo-Pasifik
ilustrasi spesies Terapontidae, Terapon jarbua (commons.wikimedia.org/Paul Asman)

Famili Terapontidae merupakan salah satu kelompok ikan laut yang cukup menarik untuk dipelajari. Terapontidae terdiri dari beberapa spesies ikan yang hidup di air laut, payau, dan tawar, serta memiliki ciri khas tersendiri dalam penampilan fisik dan perilaku hidupnya. Berikut ini adalah lima fakta menarik tentang famili Terapontidae yang mungkin belum banyak diketahui.

1. Hidup di perairan laut, payau, dan tawar di kawasan Indo-Pasifik

ilustrasi spesies Terapontidae, Terapon jarbua (commons.wikimedia.org/Paul Asman)
ilustrasi spesies Terapontidae, Terapon jarbua (commons.wikimedia.org/Paul Asman)

Melansir iNaturalist, terapontidae adalah keluarga besar ikan perciformes berukuran kecil hingga sedang yang terdapat di perairan laut, payau, dan tawar di kawasan Indo-Pasifik. Beberapa spesies Terapontidae ditemukan di sungai-sungai besar di Asia Tenggara seperti Sungai Mekong, Sungai Kapuas, dan Sungai Barito. Terapontidae biasanya ditemukan di wilayah perairan yang berawa, atau berair yang lebih dangkal.

2. Penampilan fisik yang beragam

ilustrasi spesies Terapontidae, Bidyanus bidyanus (commons.wikimedia.org/Mitch Ames)
ilustrasi spesies Terapontidae, Bidyanus bidyanus (commons.wikimedia.org/Mitch Ames)

Terapontidae memiliki penampilan fisik yang berbeda-beda tergantung pada spesiesnya. Namun, secara umum, ikan ini memiliki bentuk tubuh yang memanjang dengan kepala yang agak lebar. Menurut Britannica, mereka memiliki warna beragam, mulai dari warna kusam atau keperakan sampai dengan garis-garis gelap horizontal. Terapontidae juga memiliki sirip yang panjang, dan beberapa spesies memiliki bintik-bintik di bagian tubuhnya. 

3. Memiliki makanan yang bervariasi

ilustrasi spesies Terapontidae, Pelates quadrilineatus (commons.wikimedia.org/Raju Saravanan)
ilustrasi spesies Terapontidae, Pelates quadrilineatus (commons.wikimedia.org/Raju Saravanan)

Terapontidae termasuk kelompok ikan karnivora. Melansir Ecology Asia, mereka memiliki makanan yang bervariasi yang mencakup ikan kecil, alga, dan berbagai invertebrata. Beberapa spesies Terapontidae seperti ikan terapon juga dapat memakan hewan yang lebih besar seperti kepiting dan lobster.

4. Nilai guna bagi manusia

ilustrasi spesies Terapontidae, Pelsartia humeralis (commons.wikimedia.org/Rick Stuart-Smith)
ilustrasi spesies Terapontidae, Pelsartia humeralis (commons.wikimedia.org/Rick Stuart-Smith)

Beberapa spesies Terapontidae seperti ikan Terapon dan ikan jenahak sering dimanfaatkan sebagai bahan pangan. Selain itu, ikan Terapontidae juga sering dipelihara dalam akuarium karena penampilan fisiknya yang menarik. Beberapa spesies Terapontidae juga dijadikan sebagai ikan hias di beberapa negara.

5. Beberapa spesies terancam punah

ilustrasi spesies Terapontidae, Terapon jarbua (commons.wikimedia.org/Kare Kare)
ilustrasi spesies Terapontidae, Terapon jarbua (commons.wikimedia.org/Kare Kare)

Beberapa spesies Terapontidae seperti ikan terapon telah terancam punah akibat kegiatan penangkapan ikan yang berlebihan. Selain itu, perusakan habitat dan pencemaran lingkungan juga menjadi ancaman bagi kelangsungan hidup ikan Terapontidae. Namun, beberapa spesies lain Terapontidae masih dianggap sebagai spesies yang aman dan dapat dipelihara secara berkelanjutan.

Famili Terapontidae merupakan kelompok ikan laut yang memiliki ciri khas tersendiri dalam penampilan fisik dan perilaku hidupnya. Habitat famili Terapontidae tersebar di perairan laut, payau dan tawar di wilayah Indo-Pasifik. Menjaga kelestarian kelompok ikan ini sama dengan menjaga kelestarian bumi.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Tania Stephanie
EditorTania Stephanie
Follow Us

Latest in Science

See More

Artemis II Hari ke-6: Momen Bersejarah Usai Terbang Dekat Bulan

07 Apr 2026, 21:45 WIBScience