Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Flatida Rosea, Serangga Tropis dengan Sayap Bak Kelopak Bunga

Flatida rosea
flatida rosea (inaturalist.org/должанский)
Intinya sih...
  • Sayap merah muda yang menarik perhatian
  • Hidup di hutan tropis kering Madagaskar
  • Strategi makan dengan menghisap getah tumbuhan
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Flatida rosea adalah serangga kecil dari kelompok planthopper yang hidup di hutan tropis kering, terutama diketahui dari Madagascar. Serangga ini dikenal karena warna sayapnya yang merah muda cerah yang tampak seperti kelopak bunga saat bertumpuk di batang atau ranting. Meski ukurannya kecil, tampilannya yang mencolok membuatnya menjadi favorit bagi pengamat serangga dan fotografer alam liar.

Selain warnanya yang unik, Flatida rosea juga menunjukkan perilaku sosial yang menarik, sering terlihat dalam kelompok yang rapat. Kepopulerannya bukan hanya karena estetika, tetapi juga karena cara hidupnya yang khas sebagai planthopper. Yuk, kita simak 5 fakta menarik tentang spesies yang penuh warna ini.

1. Sayap merah muda yang menarik perhatian

Flatida rosea
flatida rosea (inaturalist.org/Borja Fierro)

Flatida rosea dewasa memiliki sayap lebar berwarna merah muda atau pink cerah yang menutup seluruh tubuhnya ketika diam di permukaan tanaman. Warna ini membuat mereka tampak seperti kelopak bunga yang menempel di daun atau ranting. Dilansir JungleDragon, penampilan ini bukan hanya estetis tetapi juga berfungsi sebagai kamuflase di antara bunga atau dedaunan muda yang serupa warna.

Kelompok serangga yang berkumpul bersama dapat tampak seperti satu massa bunga mencolok. Warna mencolok ini berasal dari pigmen pada sayap yang khas di keluarga Flatidae. Penampilan unik ini membantu membedakan Flatida rosea dari planthopper lain yang biasanya berwarna hijau atau cokelat.

2. Hidup di hutan tropis kering Madagaskar

Flatida rosea
flatida rosea (inaturalist.org/Nashka)

Flatida rosea umumnya ditemukan di hutan tropis kering dan semak di Madagaskar, sebuah pulau dengan keanekaragaman hayati yang sangat tinggi. Habitat ini menyediakan banyak tanaman inang yang memberi tempat bertengger serangga ini. Yair Karelic Photography menyebutkan bahwa kehadiran Flatida rosea di kawasan kering ini menunjukkan bahwa ia lebih suka lingkungan hangat dengan vegetasi yang cukup untuk mencari makanan dan berlindung.

Sebagian besar observasi dilaporkan dari area seperti Anja Community Reserve di bagian selatan pulau. Sekelompok dewasa sering terlihat bersama di ranting dan cabang, menciptakan tampilan yang menyerupai bunga berbentuk lonjakan. Kebiasaan ini menjadi daya tarik tersendiri bagi pengamat serangga di habitat alaminya.

3. Strategi makan dengan menghisap getah tumbuhan

Flatida rosea
flatida rosea (inaturalist.org/Stephen Menzie)

Sebagai anggota keluarga Flatidae, Flatida rosea memiliki alat mulut tipe piercing-sucking yang memungkinkan mereka menusuk batang atau kulit tanaman untuk menghisap sap phloem—cairan gula yang kaya nutrisi. Dewasa dan nimfa memanfaatkan cara makan ini untuk memperoleh energi yang mereka butuhkan dari inangnya. HandWiki menyebutkan bahwa hasil hisapan ini sering menghasilkan honeydew berupa cairan manis yang dikeluarkan serangga.

Honeydew yang diproduksi juga dapat menarik organisme lain seperti semut yang memanfaatkannya sebagai sumber makanan. Ini menciptakan hubungan ekologis kecil antara Flatida rosea dan organisme lain di hutan tropis.

4. Nimfa dilindungi dengan lilin putih

Flatida rosea
flatida rosea (inaturalist.org/fboue19)

Stadion nimfa (fase yang lebih muda sebelum menjadi dewasa) dari Flatida rosea tidak memiliki sayap tetapi menghasilkan eksudat lilin putih yang panjang dan tipis di permukaannya. Bugs With Mike menginformasikan bahwa serabut lilin ini berfungsi sebagai mekanisme pertahanan terhadap predator karena membuat nimfa tampak tidak menggugah selera atau sukar digenggam.

Ini juga membantu meniru elemen lingkungan seperti serasah atau selaput jamur, sehingga memberikan kamuflase tambahan. Beberapa spesies Flatidae lain juga menunjukkan fenomena serupa, tetapi bentuk dan jumlah lilin pada Flatida rosea cukup khas dan sering menjadi indikator fase perkembangan.

5. Peran dalam ekosistem tropis

Flatida rosea
flatida rosea (inaturalist.org/昆虫学liuye)

Walaupun Flatida rosea bukan predator, kehadirannya memengaruhi dinamika komunitas tumbuhan dan hewan kecil di hutan tropis. Honeydew yang mereka buat merupakan sumber energi penting bagi semut dan serangga lain. Dilansir JungleDragon, beberapa burung dan organisme lain dapat memanfaatkan kelembapan atau produk keluaran serangga ini sebagai bagian makanan mereka.

Ini menjadikan Flatida rosea bagian dari rantai makanan mikro yang vital di habitatnya. Selain itu, kelompok berwarna cerah sering menjadi tanda keberadaan vegetasi sehat di area tersebut kepada pengamat sekaligus penanda biologis lokal.

Flatida rosea menunjukkan bahwa serangga kecil pun memiliki strategi hidup yang kompleks dan menarik. Dari sayap merah mudanya yang menyerupai kelopak bunga hingga hubungan ekologisnya di hutan kering tropis Madagaskar, setiap aspek kehidupannya menggambarkan adaptasi yang indah dalam dunia serangga. Mengenal spesies ini membantu kita lebih menghargai keanekaragaman hayati yang sering tersembunyi di balik daun dan ranting hutan tropis.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More

Kenapa Tumbler Tahan Panas dan Dingin? Ini Penjelasannya

08 Jan 2026, 18:32 WIBScience