Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
5 Fakta Great Plains, Padang Rumput Luas yang Jadi Rumah Bison
Great Plains (pexels.com/Mohan Nannapaneni)
  • Great Plains membentang luas dari Rio Grande hingga Sungai Mackenzie, mencakup wilayah di Amerika Serikat dan Kanada dengan luas sekitar 2,9 juta kilometer persegi.
  • Bentang alam Great Plains tidak sepenuhnya datar, terdiri dari padang rumput semikering, lembah sungai, serta kawasan berbukit seperti Black Hills di South Dakota.
  • Wilayah ini memiliki iklim keras yang membentuk padang rumput beragam dan menjadi habitat penting bagi bison yang berperan besar menjaga keseimbangan ekosistem.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Great Plains merupakan salah satu lanskap paling luas dan ikonik di Amerika Utara. Dilansir dari Britannica, wilayah ini membentang dari Rio Grande di selatan hingga delta Sungai Mackenzie di dekat Samudra Arktik di utara. Great Plains juga berada di antara Interior Lowlands dan Canadian Shield di bagian timur serta Pegunungan Rocky di bagian barat.

Hamparan ini sering dikenal sebagai padang rumput yang luas, tetapi ceritanya tidak sesederhana permukaan datar tanpa kehidupan. Berdasarkan penjelasan National Geographic, kawasan padang rumput atau prairie di Great Plains menjadi bioma terbesar di Amerika Utara dan menjadi habitat bagi satwa seperti bison, prairie dog, serta belalang. Dari bentang alam hingga peran bison, berikut lima fakta menarik tentang Great Plains.

1. Great Plains memiliki ukuran yang sangat luas

Great Plains (pexels.com/Rufina Rusakova)

Menurut Britannica, Great Plains memiliki luas sekitar 1.125.000 mil persegi atau sekitar 2.900.000 kilometer persegi. Panjangnya dari utara ke selatan mencapai sekitar 4.800 kilometer, sedangkan lebarnya dari timur ke barat berkisar antara 300 sampai 700 mil.

Wilayah ini mencakup bagian dari 10 negara bagian di Amerika Serikat, seperti Montana, North Dakota, South Dakota, Wyoming, Nebraska, Kansas, Colorado, Oklahoma, Texas, dan New Mexico. Di Kanada, Great Plains juga meliputi bagian dari Manitoba, Saskatchewan, Alberta, serta Northwest Territories.

2. Bentang alamnya tidak sepenuhnya datar

Great Plains (commons.wikimedia.org/IveGoneAway)

Great Plains sering dibayangkan sebagai dataran terbuka yang rata, padahal bentuk lahannya cukup beragam. Britannica menjelaskan bahwa Great Plains merupakan dataran tinggi luas berupa padang rumput semikering. Ketinggiannya di dekat kaki Pegunungan Rocky di Amerika Serikat berada pada kisaran 1.500 sampai 1.800 meter di atas permukaan laut, lalu menurun ke arah timur.

Beberapa bagian Great Plains memang sangat datar, seperti Llano Estacado di Texas barat dan New Mexico timur. Namun, Britannica juga mencatat adanya kawasan berbukit, lembah sungai yang terpotong, serta pegunungan berhutan seperti Black Hills di South Dakota.

3. Padang rumputnya terbentuk dari iklim yang keras

Great Plains (commons.wikimedia.org/CGP Grey)

Berdasarkan National Geographic, wilayah prairie di Great Plains menjadi bioma terbesar di Amerika Utara. Cuaca ekstrem di kawasan ini menghambat pertumbuhan tumbuhan besar, tetapi sangat sesuai bagi rumput asli yang mendominasi lanskapnya.

National Geographic juga menjelaskan bahwa ukuran rumput asli di Great Plains sangat bervariasi. Di tallgrass prairie, rumput dapat tumbuh hingga sekitar dua meter. Sementara itu, di shortgrass prairie, tinggi rumputnya hanya sekitar 20 sampai 25 sentimeter. Variasi ini memperlihatkan bahwa padang rumput Great Plains dipengaruhi oleh kondisi lingkungan yang berbeda dari satu bagian ke bagian lain.

4. Sebagian wilayahnya termasuk steppe kering

Great Plains (pexels.com/Thomas Newland)

Melansir National Geographic, steppe adalah dataran berumput yang kering dan berada di wilayah beriklim sedang. Steppe bersifat semikering, dengan curah hujan sekitar 25 sampai 50 sentimeter per tahun. Jumlah hujan tersebut cukup untuk mendukung rumput pendek, tetapi tidak cukup untuk menopang rumput tinggi atau banyak pohon.

Shortgrass prairie di sisi barat Great Plains juga disebut sebagai steppe. National Geographic menjelaskan bahwa wilayah ini berada dalam bayangan hujan Pegunungan Rocky dan membentang dari Texas di Amerika Serikat hingga Saskatchewan di Kanada. Kondisi tersebut membantu menjelaskan mengapa bagian barat Great Plains cenderung lebih kering.

5. Bison berperan besar dalam ekosistem Great Plains

Bison (pexels.com/Jigar Patel)

Menurut National Park Service, bison selama ribuan tahun menjadi kekuatan ekologis penting di padang rumput Amerika Utara. Pola penggembalaan bison membantu membentuk vegetasi, memengaruhi rezim kebakaran alami, serta menyediakan habitat bagi serangga, burung, dan mamalia kecil padang rumput.

WWF menjelaskan bahwa plains bison merupakan mamalia darat terbesar di Amerika Utara. Puluhan juta bison pernah berkeliaran di banyak wilayah Amerika Utara. Namun, penggunaan lahan dan permukiman mengubah ruang jelajah satwa besar ini. WWF juga mencatat bahwa sekitar 40 persen Great Plains telah berubah menjadi pertanian tanaman baris, sehingga bentang alamnya menjadi lebih terfragmentasi.

Great Plains memperlihatkan bahwa padang rumput dapat menyimpan kisah ekologis yang sangat kaya. Wilayah ini bukan hanya hamparan luas di tengah Amerika Utara, tetapi juga bentang alam dengan iklim keras, tanah produktif, rumput asli, dan sejarah panjang bison sebagai spesies penting dalam ekosistemnya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article