Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Giralda, Menara Lonceng Katedral Sevilla di Spanyol

5 Fakta Giralda, Menara Lonceng Katedral Sevilla di Spanyol
Menara Giralda (La Giralda), menara lonceng Katedral Sevilla di Spanyol. (pexels.com/Jorge Alcalá)
Intinya Sih
  • Menara Giralda di Sevilla awalnya dibangun pada 1184 sebagai menara Masjid Agung, lalu diubah menjadi menara lonceng Katedral setelah kota direbut pasukan Kristen pada 1248.
  • Giralda memadukan arsitektur Islam, Gotik, Barok, dan Renaisans dengan struktur unik tanpa tangga, diganti 35 jalan landai agar penjaga bisa naik hingga puncak menggunakan hewan tunggangan.
  • Sejak 1987, Menara Giralda bersama Alcázar dan Arsip Umum Hindia ditetapkan UNESCO sebagai Situs Warisan Dunia karena nilai sejarah dan keindahan arsitekturnya yang ikonik bagi kota Sevilla.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Sevilla merupakan ibu kota sekaligus kota terbesar di wilayah otonom Andalusia dan Provinsi Sevilla, Spanyol. Terletak di hilir Sungai Guadalquivir di barat daya Semenanjung Iberia, kota ini menyimpan bangunan bersejarah yang sangat terkenal bernama Menara Giralda (La Giralda). Menara lonceng yang sangat tersohor di dunia ini bukan sekadar bangunan biasa, melainkan bukti nyata yang merekam jelas perubahan besar sejarah Andalusia dari era Islam Moor ke era Kristen Kastila.

Lalu, apa saja cerita menarik dan fakta unik tentang menara ini? Simak dalam artikel ini, ya!

1. Giralda berarti berputar

Penunjuk arah angin perunggu yang dikenal sebagai Giraldillo, menghiasi puncak Menara Giralda.
Penunjuk arah angin perunggu yang dikenal sebagai Giraldillo, menghiasi puncak Menara Giralda. (commons.wikimedia.org/CARLOS TEIXIDOR CADENAS)

Nama "Giralda" ternyata diambil dari kata bahasa Spanyol yang berarti berputar. Hal ini merujuk pada patung penunjuk arah angin bernama Giraldillo yang dipasang di puncak menara pada tahun 1568. Patung berbentuk wanita membawa tiang bendera ini dirancang oleh Luis de Vargas, dibuat modelnya oleh Juan Bautista Vásquez, dan dicetak menggunakan perunggu oleh Bartolomé Morel.

Meskipun terinspirasi dari dewi Yunani Pallas Athena, patung ini sebenarnya melambangkan simbol iman Kristen. Ukurannya pun cukup besar dengan tinggi 4 meter dan bobot mencapai 1.500 kilogram. Uniknya, bagian dalam patung ini sengaja dibuat kosong dan dipasang pada sumbu logam khusus agar ia bisa berputar dengan mudah saat tertiup angin.

2. Perpaduan arsitektur islam dan kristen

Menara Giralda (La Giralda), menara lonceng Katedral Sevilla di Spanyol.
Menara Giralda (La Giralda), menara lonceng Katedral Sevilla di Spanyol. (commons.wikimedia.org/renato agostini)

Menara Giralda awalnya dibangun pada tahun 1184 sebagai menara untuk Masjid Agung Sevilla pada masa pemerintahan dinasti Almohad. Namun, saat kota Sevilla direbut oleh pasukan Kristen pada tahun 1248 selama era Reconquista, fungsi masjid ini secara simbolis diubah menjadi sebuah katedral. Proses pembangunannya sendiri memakan waktu hingga 73 tahun dan baru rampung sepenuhnya pada tahun 1506.

Kini, bangunan megah ini berdiri sebagai salah satu gereja terbesar di dunia dengan perpaduan gaya arsitektur Gotik dan Barok. Keunikan menara ini semakin bertambah saat arsitek Hernán Ruiz menambahkan puncak baru bergaya Renaisans sebagai menara lonceng pada abad ke-16. Berkat sejarah panjangnya, Giralda pun diakui sebagai salah satu contoh arsitektur Moor tercantik yang ada di Spanyol.

3. Berdiri tanpa tangga

Salah satu jalur landai di Menara Giralda.
Salah satu jalur landai di Menara Giralda. (commons.wikimedia.org/Chabe01)

Uniknya, Menara Giralda sama sekali tidak menggunakan anak tangga seperti menara lonceng kebanyakan. Sebagai gantinya, bagian dalam menara ini dilengkapi dengan 35 jalan landai yang mengelilingi tujuh ruangan berkubah di bagian intinya. Jalan landai ini sengaja dibuat lebar dan tinggi agar para penjaga bisa naik sampai ke puncak dengan menunggangi hewan peliharaan seperti kuda atau keledai.

Struktur bangunan bersejarah ini sendiri sebenarnya terbagi menjadi dua bagian poros yang saling menumpuk. Poros utama yang menjadi bagian bawah memiliki tinggi sekitar 50,51 meter. Sementara itu, poros kedua di atasnya berukuran lebih kecil dengan tinggi 14,39 meter yang kini diselimuti oleh menara lonceng bergaya Renaisans.

4. Punya 24 lonceng

Lonceng-lonceng yang terletak di dalam Menara Giralda.
Lonceng-lonceng yang terletak di dalam Menara Giralda. (commons.wikimedia.org/Chabe01)

Menara Giralda saat ini dilengkapi dengan 24 lonceng perunggu yang semuanya masih berfungsi dengan baik. Kumpulan lonceng ini biasanya dibunyikan sebagai penanda waktu atau untuk menyambut acara-acara keagamaan yang penting. Uniknya, setiap lonceng di sini punya nama sendiri-sendiri, dan yang ukurannya paling raksasa dinamai Santa María Mayor.

Dari total keseluruhan lonceng, 18 di antaranya dimainkan dengan cara diputar sedangkan 6 sisanya menggunakan sistem pemukul. Lonceng-lonceng ini digantung pada bagian menara berbentuk seperti lentera yang memiliki lima lubang di setiap sisinya. Area tempat lonceng ini berada memiliki denah kotak dengan lebar yang sama persis seperti bagian utama menara di bawahnya.

5. Bagian dari situs warisan dunia unesco

Katedral Sevilla (Catedral de Sevilla) dan menara loncengnya, La Giralda, yang terletak di kota Sevilla, Andalusia, Spanyol.
Katedral Sevilla (Catedral de Sevilla) dan menara loncengnya, La Giralda, yang terletak di kota Sevilla, Andalusia, Spanyol. (unsplash.com/Henrique Ferreira)

Sejak tahun 1987, Menara Giralda resmi ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia oleh UNESCO karena nilai sejarahnya yang luar biasa. Kompleks ini didaftarkan bersama dengan bangunan di dekatnya, yaitu Istana Alcázar dan Arsip Umum Hindia. Penghargaan internasional ini diberikan karena keindahan arsitektur bangunan-bangunan tersebut diakui sangat berharga bagi dunia.

Hingga saat ini, Menara Giralda tetap berdiri kokoh sebagai salah satu simbol paling penting bagi kota Sevilla. Statusnya sebagai ikon kota sebenarnya sudah melekat kuat sejak zaman Abad Pertengahan dulu. Kehadirannya tidak hanya menjadi kebanggaan warga lokal, tetapi juga selalu sukses memikat hati para wisatawan yang datang berkunjung.

Menara Giralda bukan sekadar bangunan tinggi biasa, melainkan lembaran sejarah yang nyata dan tetap hidup hingga hari ini. Melalui perpaduan arsitekturnya yang unik, menara ini berhasil menceritakan kisah kedamaian dan perubahan zaman yang pernah melewati kota Sevilla. Menjaga ingatan masa lalu dalam setiap sudut dindingnya, Giralda akan terus berdiri sebagai simbol abadi dari perjalanan panjang peradaban manusia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More