Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Unik Lakhta Center, Gedung Tertinggi di Eropa

5 Fakta Unik Lakhta Center, Gedung Tertinggi di Eropa
Lakhta Center (unsplash.com/Dima Solomin)
Intinya Sih
  • Lakhta Center di Saint Petersburg menjadi gedung tertinggi di Eropa dengan tinggi 462 meter dan 87 lantai, memecahkan rekor sejak 2018.
  • Desain menara Lakhta Center berputar 90 derajat dari dasar hingga puncak, terinspirasi dari es dan aliran air, menciptakan efek visual berkilau sepanjang hari.
  • Dibangun sebagai kantor pusat Gazprom, Lakhta Center dirancang tahan cuaca ekstrem Rusia dengan teknologi efisiensi energi seperti fasad kaca berlapis dan sistem peneduh otomatis.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Di berbagai belahan dunia, banyak gedung pencakar langit dibangun untuk menjadi simbol kemajuan dan inovasi sebuah kota. Salah satunya adalah Lakhta Center, sebuah bangunan modern yang telah menarik perhatian berkat ukurannya yang mengesankan dan kehadirannya yang mencolok di Rusia.

Meski baru berdiri dalam beberapa tahun terakhir, Lakhta Center telah menjadi salah satu bangunan paling ikonik di Rusia. Yuk, simak fakta-fakta unik Lakhta Center berikut ini!

1. Gedung tertinggi di Eropa

Lakhta Center
Lakhta Center (commons.wikimedia.org/Mark Freeth)

Dengan tinggi mencapai 462 meter dan 87 lantai, Lakhta Center menjadi gedung tertinggi di Eropa. Rekor ini diraih pada 2018 setelah bangunan tersebut melampaui Federation Tower di Moskow yang sebelumnya memegang gelar serupa. Lakhta Center juga mendapat perhatian dunia dan meraih sejumlah penghargaan arsitektur internasional.

Hingga kini, Lakhta Center masih mempertahankan posisinya sebagai gedung tertinggi di Eropa. Ketinggiannya yang hampir mencapai setengah kilometer membuat gedung ini terlihat sangat menonjol di antara bangunan-bangunan tinggi lainnya di benua tersebut.

2. Bentuknya berputar 90 derajat

Lakhta Center
Lakhta Center (commons.wikimedia.org/Anton Galakhov)

Salah satu hal yang membuat Lakhta Center menarik adalah desain menaranya yang berpilin atau twisted. Dari bagian dasar hingga puncak, bangunan setinggi 87 lantai ini berputar sekitar 90 derajat. Desain unik tersebut terinspirasi dari bentuk es dan aliran air, sehingga menciptakan tampilan yang berbeda dari kebanyakan pencakar langit modern.

Keunikan itu semakin terlihat pada fasad kaca yang menyelimuti seluruh bangunan. Ribuan panel kaca pada bagian luar gedung dapat memantulkan cahaya dengan cara yang berbeda sepanjang hari, sehingga warna dan tampilannya tampak terus berubah mengikuti posisi matahari. Efek ini membuat Lakhta Center terlihat berkilau dan mudah dikenali dari kejauhan.

3. Berdiri di kota bersejarah Saint Petersburg

Lakhta Center yang tampak menonjol di Saint Petersburg
Lakhta Center yang tampak menonjol di Saint Petersburg (pixabay.com/Елена Долженкова)

Lakhta Center berdiri di Saint Petersburg, salah satu kota paling bersejarah di Rusia. Kota ini dikenal dengan deretan istana, gereja, dan bangunan klasik yang telah menjadi bagian penting dari warisan budaya Rusia selama berabad-abad. Karena itulah, kehadiran Lakhta Center menghadirkan pemandangan yang berbeda di tengah lanskap kota yang didominasi arsitektur bersejarah.

Bangunan ini berada di tepi Teluk Finlandia, tidak jauh dari kawasan perkotaan Saint Petersburg. Dari kejauhan, Lakhta Center terlihat mencolok di antara bangunan-bangunan yang umumnya lebih rendah dan bergaya klasik. Perpaduan antara arsitektur modern dan latar kota bersejarah membuat Lakhta Center menjadi salah satu landmark yang mudah dikenali di Saint Petersburg.

4. Menjadi markas perusahaan energi Gazprom

suasana di dalam Lakhta Center yang menjadi kantor pusat Gazprom
suasana di dalam Lakhta Center yang menjadi kantor pusat Gazprom (commons.wikimedia.org/MBH)

Lakhta Center dibangun sebagai kantor pusat Gazprom, salah satu perusahaan energi terbesar di Rusia. Sejak awal perancangannya, kompleks ini memang ditujukan untuk menjadi pusat kegiatan bisnis dan administrasi perusahaan tersebut. Karena itu, Lakhta Center tidak hanya dikenal sebagai sebuah landmark, tetapi juga sebagai tempat kerja bagi ribuan karyawan.

Sebagian besar area di dalam kompleks digunakan untuk kebutuhan perkantoran dan operasional perusahaan. Selain menjadi pusat aktivitas bisnis Gazprom, Lakhta Center juga menampung berbagai fasilitas pendukung yang menunjang kegiatan sehari-hari. Kehadirannya menjadikan gedung ini sebagai salah satu pusat bisnis penting di Rusia.

5. Dirancang untuk menghadapi cuaca ekstrem Rusia

Lakhta Center
Lakhta Center (commons.wikimedia.org/Bestalex)

Lakhta Center dibangun di kawasan tepi Teluk Finlandia yang dikenal memiliki cuaca cukup menantang. Selain angin kencang dari arah laut, bangunan ini juga harus menghadapi musim dingin dengan suhu yang bisa berada jauh di bawah titik beku. Karena itu, berbagai sistem dan material khusus diterapkan agar gedung tetap aman dan nyaman digunakan sepanjang tahun.

Salah satu teknologi yang digunakan adalah fasad kaca berlapis yang membantu mengurangi kehilangan panas saat musim dingin. Bangunan ini juga dilengkapi sistem peneduh otomatis yang dapat menyesuaikan kondisi cahaya matahari, sehingga membantu menjaga suhu di dalam gedung tetap stabil. Berkat berbagai teknologi tersebut, Lakhta Center mampu menghadapi cuaca ekstrem sekaligus meningkatkan efisiensi energi bangunan.

Lakhta Center bukan hanya sekadar pencakar langit yang menjulang tinggi, tetapi juga memiliki banyak keunikan dari berbagai sisi. Mulai dari desainnya yang khas hingga teknologi yang digunakan, gedung ini menjadi salah satu ikon modern yang menarik perhatian dunia hingga saat ini.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna

Related Articles

See More