Pemandangan udara Jembatan Helix di Singapura. (commons.wikimedia.org/Dietmar Rabich (1962–)
Dilansir We Build Value, saat jalan-jalan di atas jembatan ini, kamu bakal melihat deretan huruf C, G, A, dan T dari lampu LED yang tertanam di lantainya. Huruf-huruf unik ini sama sekali bukan sekadar hiasan acak, melainkan lambang dari empat basa nitrogen penting pembentuk DNA kita. Keempatnya merupakan singkatan dari Cytosine, Guanine, Adenine, dan Thymine yang dirancang menyatu dengan lantai jembatan.
Selain punya konsep sains yang super kreatif, struktur megah ini ternyata juga berhasil membuahkan prestasi yang sangat unik di dunia internasional. Keputusan tim desainer untuk memakai model struktur yang meliuk mirip dengan "DNA kidal" sukses mencuri perhatian para ahli. Berkat keunikan desain tersebut, Jembatan Helix akhirnya resmi dinobatkan masuk ke dalam daftar The Left Handed DNA Hall of Fame pada tahun 2010.