5 Fakta Kelinci Arktik yang Tidur Berkelompok dan Berbagi Kehangatan

- Kelinci Arktik dapat mengubah warna bulunya dari coklat di musim panas menjadi putih di musim dingin untuk beradaptasi dengan lingkungan yang berubah-ubah.
- Kelinci Arktik dapat berlari hingga kecepatan 60 km/jam dan membuat sarang yang kompleks untuk melindungi diri dari predator.
- Kelinci Arktik memiliki sistem metabolisme unik yang memungkinkan mereka bertahan hidup lebih lama meski sumber makanan terbatas, serta tidur bersama kelompoknya untuk saling berbagi kehangatan.
Kelinci Arktik (Lepus arcticus) adalah spesies kelinci yang hidup di wilayah Arktik, termasuk Kanada, Greenland, dan Alaska. Seperti spesies kelinci lainnya, kelinci Arktik adalah hewan herbivora yang memakan rumput, lumut, dan tanaman lainnya yang tumbuh di tundra arktik. Mereka memiliki bulu yang tebal untuk bisa beradaptasi di wilayah dingin yang ekstrem.
Nah, kali ini akan dibahas lima fakta unik yang dimiliki oleh kelinci Arktik. Penasaran ada apa saja? Yuk simak selengkapnya berikut ini.
1. Memiliki Bulu yang Bisa Berubah Warna

Selain bulunya yang tebal, kelinci Arktik ternyata memiliki kemampuan mengubah warna bulunya, lho. Pada saat musim panas, bulu mereka akan berwarna coklat, sedangkan di musim dingin akan berubah menjadi putih. Hal ini juga sangat membantu mereka dalam beradaptasi dengan lingkungan yang berubah-ubah.
Selain itu, warna bulu yang dipengaruhi oleh musim dan kondisi lingkungan sangat membantu kelinci Arktik dalam bersembunyi dari predator. Di musim panas, warna coklat akan bisa lebih berbaur dengan warna tanah yang kemungkinan besar sama warnanya. Dan saat musim dingin tiba, kelinci Arktik dengan mudah bisa berbaur dengan salju berkat warna putihnya ini.
2. Dapat Berlari dengan Cepat

Meski kelinci terkenal dengan lompatannya, kelinci Arktik dapat mengkombinasikan dengan kecepatan yang terbilang cepat. Mereka dapat berlari dan melompat bersamaan hingga kecepatan 60 km/jam. Dengan demikian, predator seperti rubah Arktik dan burung hantu salju harus lebih ekstra untuk mendapatkan kelinci yang satu ini.
Kaki belakang pada kelinci Arktik dirancang dengan kekuatan yang tangguh dan dapat melompat jauh. Mereka dapat menempuh jarak yang jauh untuk mendapatkan sumber makanan dengan mudah.
3. Membuat Sarang yang Kompleks

Kelinci Arktik juga memiliki cara bersarang yang cukup unik dan kompleks. Mereka dapat memanfaatkan makanan sehari-harinya untuk digunakan sebagai sarang. Sarang mereka biasanya berbentuk lubang di antara salju yang cukup dalam dengan struktur yang lebih kompleks dengan beberapa kamar di dalamnya.
Sarang ini dirancang agar predator tidak dapat mengganggu mereka. Predator akan kesulitan untuk menggapai kelinci Arktik dalam sarang, karena biasanya predator di wilayah Arktik memiliki ukuran tubuh yang besar dibandingkan dengan ukuran lubang sarang kelinci Arktik.
4. Mempunyai Sistem Metabolisme yang Unik

Karena sumber makanan di wilayah Arktik tidak sebanyak seperti di sabana atau hutan hujan tropis, kelinci Arktik mempunyai kehebatan dengan metabolisme basal agar mereka untuk menghemat energi. Hal ini dapat mengurangi kebutuhan energi dan bertahan hidup lebih lama meski sedikit sekali makanan.
Saat musim dingin yang panjang, kemampuan ini sangat membantu mereka untuk tetap bertahan hidup. Mereka hanya tinggal tunggu waktu musim semi tiba dan mencari makanan sebanyak-banyaknya agar proses metabolisme mereka kembali normal.
5. Tidur Berkelompok

Kelinci Arktik adalah hewan yang hidup berkelompok. Mereka ternyata juga memiliki kebiasaan unik bersama kelompoknya, yaitu menghabiskan waktu istirahatnya bersama. Ini mungkin saja dilakukan agar mereka merasa aman karena di dekatnya ada teman-temannya.
Kebiasaan ini juga dilakukan untuk saling berbagi kehangatan satu sama lainnya. Mereka dapat saling berbagi sebuah suhu yang lebih stabil di tengah-tengah dingin yang menusuk tubuh mereka.
Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh kelinci Arktik. Gimana, seru kan? Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang terutama tentang hewan-hewan yang ada di wilayah Arktik.


















