Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Kota Ufa, Jejak Panjang Peradaban Islam di Tanah Rusia

5 Fakta Kota Ufa, Jejak Panjang Peradaban Islam di Tanah Rusia
Kota Ufa, Rusia (pexels.com/Эдуард Галеев)
  • Ufa bermula dari benteng kayu yang didirikan pada 1574 atas permohonan Bashkir, lalu resmi menjadi kota pada 1586 untuk menjaga perdagangan dan administrasi kekaisaran.
  • Pada 1788, Ufa menjadi pusat administratif keagamaan Muslim Volga-Ural melalui Majelis Agama Islam Orenburg, yang mengelola urusan umat serta mendorong pembangunan masjid dan madrasah.
  • Selain jejak Islam seperti Masjid Lala Tulpan, Ufa berkembang menjadi pusat petrokimia sejak 1930-an dan dihuni lebih dari seratus kelompok etnis, termasuk Bashkir, Tatar, dan Rusia.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Ufa merupakan ibu kota Republik Bashkortostan yang berada di bagian selatan Pegunungan Ural, Rusia. Kota ini berkembang sebagai salah satu pusat penting masyarakat Bashkir dan Tatar yang mayoritas beragama Islam. Sejarah Ufa telah berlangsung selama beberapa abad dan berkaitan erat dengan perkembangan Islam di kawasan Volga-Ural.

Masjid, lembaga pendidikan Islam, serta berbagai tradisi masyarakat Muslim masih menjadi bagian dari kehidupan budaya Ufa. Perkembangan tersebut berlangsung melalui perubahan politik dan pemerintahan yang membentuk sejarah wilayah Bashkortostan. Yuk, simak lima fakta menarik tentang Ufa dan jejak panjang peradaban Islam di Tanah Rusia berikut ini!

  1. 1. Pertahanan benteng kayu di kaki pegunungan

    Kota Ufa, Rusia
    Kota Ufa, Rusia (pexels.com/Роман Кадькалов)

    Langkah awal pembangunan Ufa bermula dari permohonan suku asli Bashkir kepada Tsar Ivan IV untuk perlindungan dari serangan luar. Bashkir merupakan kelompok etnis Turkik yang secara historis mendiami wilayah Bashkortostan dan Pegunungan Ural bagian selatan. Mayoritas masyarakat Bashkir memeluk Islam Sunni sehingga komunitas ini memiliki kaitan erat dengan perkembangan Islam di kawasan Volga-Ural.

    Dilansir laman Kupi, pimpinan militer Voivode Ivan Nagoy bersama pasukan Streltsy mendirikan benteng kayu pada tahun 1574 di atas bukit strategis perbatasan. Pemukiman benteng ini resmi mendapat status kota pada 1586 dan menjadi basis awal hubungan antara pemerintah kekaisaran dengan masyarakat setempat.

    Pos pertahanan tersebut membantu pengumpulan pajak serta pengamanan jalur perdagangan di sepanjang aliran Sungai Belaya. Suku Bashkir dan Tatar yang mendiami kawasan itu mulai menjalin kerja sama perdagangan dan administrasi dengan pemerintah kekaisaran. Pertambahan jumlah pendatang kemudian memperluas kawasan perkotaan Ufa.

  2. 2. Pusat komando resmi keagamaan umat Muslim

    Masjid di Kota Ufa, Rusia
    Masjid di Kota Ufa, Rusia (commons.wikimedia.org/IlshatS)

    Peran Ufa mulai berubah ketika kota ini ditetapkan sebagai pusat keagamaan bagi umat Muslim pada masa kekaisaran. Masih dari laman Kupi, Ratu Catherine II mendirikan Majelis Agama Islam Orenburg di kota ini pada tahun 1788 sebagai lembaga resmi pengelola urusan umat Islam. Penetapan tersebut menjadikan Ufa sebagai pusat administratif keagamaan bagi komunitas Muslim di kawasan Volga dan Ural.

    Pembentukan lembaga resmi itu mendorong pembangunan berbagai fasilitas ibadah dan sekolah madrasah di kota ini. Para ulama berkumpul di Ufa untuk mengelola urusan keagamaan, termasuk hukum keluarga dan administrasi umat. Majelis tersebut juga menangani berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan umat Muslim di wilayah yang berada dalam kewenangannya.

  3. 3. Masjid dengan menara berbentuk bunga tulip

    Masjid Lala Tulpan, Kota Ufa, Rusia
    Masjid Lala Tulpan, Kota Ufa, Rusia (commons.wikimedia.org/Elnur Neciyev)

    Memasuki era modern, kehidupan Islam di Ufa turut ditandai dengan pembangunan sejumlah masjid dengan rancangan arsitektur yang khas. Dilansir laman Russian Convention Bureau, pembangunan Masjid Lala Tulpan selesai pada tahun 1998 dengan ciri khas dua menara tinggi berbentuk kuncup bunga tulip. Desain tersebut terinspirasi dari budaya masyarakat Turkik dan menjadi salah satu ciri arsitektur yang dikenal dari bangunan ini.

    Kompleks masjid juga berfungsi sebagai pusat pendidikan agama. Ruang kelas di dalam kompleks digunakan untuk kegiatan pembelajaran keagamaan bagi pelajar dari berbagai wilayah Rusia. Kegiatan pendidikan tersebut mencakup pembelajaran agama Islam serta berbagai kajian yang berlangsung di lingkungan kompleks masjid.

  4. 4. Raksasa pemrosesan sumber daya energi

    Kota Ufa, Rusia
    Kota Ufa, Rusia (commons.wikimedia.org/Vyacheslav Bukharov)

    Pada abad ke-20, Ufa tumbuh sebagai salah satu pusat industri penting di Bashkortostan setelah potensi minyak bumi mulai dimanfaatkan secara besar-besaran. Dilansir laman Britannica, beroperasinya kilang minyak pertama pada dekade 1930-an serta penggabungan kota satelit Chernikovsk pada tahun 1956 mengubah Ufa menjadi pusat pemrosesan petrokimia. Transformasi industri ini menyerap ribuan tenaga kerja baru dan mempercepat perluasan infrastruktur kawasan industri.

    Ketersediaan pasokan energi mendorong pembukaan berbagai pabrik manufaktur pendukung, termasuk industri karet sintetis dan pupuk kimia. Jaringan transportasi sungai serta rel kereta api digunakan untuk mendistribusikan produk ke berbagai wilayah. Sejumlah kawasan industri kemudian berkembang di sekitar fasilitas pengolahan minyak dan jalur transportasi utama kota.

  5. 5. Kehidupan multietnis di tengah masyarakat Ufa

    Kota Ufa, Rusia
    Kota Ufa, Rusia (commons.wikimedia.org/Svetlov Artem)

    Pertumbuhan industri turut membawa perubahan pada jumlah penduduk dan kehidupan sosial Ufa. Kota ini semakin berkembang sebagai tempat tinggal bagi berbagai kelompok etnis yang telah lama menghuni kawasan Bashkortostan. Merujuk kembali pada laman Russian Convention Bureau, wilayah ini dihuni oleh lebih dari seratus kelompok etnis dengan populasi terbesar berasal dari Bashkir, Tatar, dan Rusia.

    Keberagaman tersebut terlihat dari keberadaan masjid dan gereja Ortodoks yang tersebar di berbagai bagian kota. Pemerintah daerah turut mendukung pelestarian warisan budaya melalui penyelenggaraan berbagai pentas seni dan festival kuliner lintas etnis. Berbagai kegiatan kebudayaan digelar sepanjang tahun dengan melibatkan kelompok masyarakat dari latar etnis yang berbeda.

    Itulah lima fakta menarik tentang Ufa, mulai dari sejarah pembentukan kota, perkembangan lembaga keagamaan Islam, hingga kehidupan masyarakat multietnis yang terus berkembang. Berbagai perkembangan tersebut membuat Ufa memiliki kaitan erat dengan sejarah Islam di kawasan Volga-Ural serta menjadi salah satu kota penting bagi komunitas Muslim di Rusia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More