5 Fakta MAR Positano, Sisa Reruntuhan Vila Romawi Abad ke-1 M

- Letusan Gunung Vesuvius tahun 79 M mengubur vila mewah di Positano sedalam 11 meter, namun abu vulkanik justru menjaga struktur dan lukisan dindingnya tetap utuh selama ribuan tahun.
- Situs MAR Positano berada tepat di bawah Gereja Santa Maria Assunta, menampilkan reruntuhan vila Romawi kuno, ruang bawah tanah abad pertengahan, serta oratori peninggalan gereja.
- Vila diduga milik Posides Claudi Caesaris, mantan budak yang jadi kaya raya; dari namanya muncul teori asal-usul nama kota Positano yang berasal dari kata ‘Posidetanum’.
Letusan Gunung Vesuvius pada tahun 79 M dikenal sebagai salah satu bencana alam paling menghancurkan di Eropa. Erupsi dahsyat ini mengubur kota-kota Romawi kuno seperti Pompeii dan Herculaneum di bawah lapisan abu tebal. Menariknya, abu vulkanik ini justru mengawetkan sejarah di dalamnya dengan sangat rapi, termasuk sebuah vila mewah bawah tanah yang kini menjadi Museo Archeologico Romano, alias Museum Arkeologi Romawi (MAR) di Positano, Pantai Amalfi. Penemuan ini pun langsung menjadi salah satu temuan arkeologi paling menarik di Italia Selatan.
Bagaimana sebenarnya kisah di balik vila megah yang sempat terkubur ribuan tahun ini? Yuk, simak sejarahnya!
1. Terkubur oleh erupsi gunung vesuvius tahun 79 m

Meskipun jarak Positano sekitar 20 kilometer dari Gunung Vesuvius dan terhalang oleh Pegunungan Lattari, kota ini tetap gak bisa kabur dari bencana dahsyat tersebut. Saat Vesuvius meletus pada tahun 79 M dan menghancurkan Pompeii, dampaknya ternyata sampai ke Positano. Vila mewah yang ada di sana langsung tertimbun campuran abu vulkanik, lumpur, dan reruntuhan batu hingga sedalam 11 meter.
Namun, di balik musibah itu, ada keajaiban yang terjadi. Timbunan material sedalam belasan meter tersebut justru menjadi pelindung alami yang luar biasa. Berkat lapisan abu itu, seluruh struktur bangunan hingga warna-warni lukisan dinding di dalam vila tetap terjaga rapi dan gak rusak selama hampir 2.000 tahun.
2. Berada tepat di bawah gereja terkenal positano

Situs arkeologi MAR Positano ini ternyata letaknya tersembunyi tepat di bawah tanah Chiesa di Santa Maria Assunta. Gereja ini sangat terkenal di Positano karena punya kubah cantik dari keramik majolica warna-warni, serta posisinya yang strategis di dekat pantai Marina Grande. Jadi, kalau kamu sedang main ke gereja megah ini, kamu sebenarnya sedang berdiri di atas sejarah yang sempat terkubur ribuan tahun.
Di dalam kompleks museum bawah tanah ini, area yang bisa kamu jelajahi gak cuma sisa-sisa reruntuhan vila Romawi kuno saja. Begitu masuk ke dalamnya, kamu juga bisa melihat langsung ruang ruang bawah tanah (kripta) peninggalan abad pertengahan serta area tempat berdoa (oratori) milik gereja. Menarik sekali, kan?
3. Misteri pemilik vila dan asal-usul nama "positano"

Menurut seorang arkeolog terkenal asal Italia bernama Matteo della Corte, nama kota indah ini ternyata berkaitan erat dengan pemilik vila mewah MAR Positano. Ia menduga kalau vila megah tersebut dulunya merupakan milik seorang pria bernama Posides Claudi Caesaris. Menariknya, Posides awalnya adalah seorang budak yang kemudian dibebaskan oleh Kaisar Claudius, hingga akhirnya sukses menjadi pria yang sangat kaya dan berpengaruh di zamannya.
Nah, dari nama Posides inilah teori tentang asal-usul nama Positano muncul. Vila mewah miliknya tersebut dulunya dinamai “Posidetanum”, yang memiliki arti “properti milik Posides”. Seiring berjalannya waktu, kata Posidetanum inilah yang diduga kuat terus berubah sebutan hingga akhirnya menjadi nama kota Positano yang kita kenal sekarang.
4. Ada lukisan dinding fourth style pompeii yang menakjubkan

Bagian paling memukau di museum MAR Positano adalah ruang makan kuno (triclinium) seluas 30 meter persegi dengan dinding megah setinggi 5 meter. Ruangan ini dipenuhi dengan lukisan dinding (fresco) bergaya khas Pompeii yang luar biasa indah. Motif lukisannya sangat ramai dan detail, mulai dari gambar burung merak, lumba-lumba yang melompat, monster laut, hingga trik lukisan tirai yang terlihat nyata seperti aslinya.
Hebatnya lagi, warna-warna lukisan ini masih sangat cerah meski sudah terkubur ribuan tahun. Menariknya, di ruangan ini kita juga bisa melihat jejak sisa bencana, seperti pergeseran dinding yang merusak lukisan, cetakan lumpur dari pintu kayu yang hancur, hingga artefak logam yang meleleh akibat suhu panas ekstrem saat letusan gunung terjadi.
5. Sedang direnovasi saat bencana datang

Ada satu fakta unik yang ditemukan para arkeolog di situs ini. Sebelum terkubur total oleh abu vulkanik pada tahun 79 M, wilayah Positano ternyata sempat diguncang gempa bumi besar pada tahun 62 M. Nah, bencana gempa inilah yang membuat vila megah tersebut mengalami banyak kerusakan dan harus diperbaiki.
Saat Gunung Vesuvius tiba-tiba meletus, proyek renovasi besar-besaran di vila ini sebenarnya sedang berjalan. Para ahli menduga renovasi ini dilakukan untuk memberikan "wajah baru" yang jauh lebih mewah, sekaligus menandai adanya pergantian pemilik vila yang baru. Sayangnya, proses pengerjaan ini harus terhenti selamanya karena bencana datang secara mendadak.
Nah, itu dia kisah seru di balik Museo Archeologico Romano Positano yang penuh sejarah dan keajaiban. Sampai jumpa di artikel petualangan menarik berikutnya, ya!


















