Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta Unik Dara Laut Putih, Burung Laut yang Dijuluki Bidadari

5 Fakta Unik Dara Laut Putih, Burung Laut yang Dijuluki Bidadari
Dara laut putih membentangkan sayap. (commons.wikimedia.org/Joshua Bergmark)
Share Article

Saat membayangkan pemandangan pantai di pulau-pulau terpencil, burung seperti apa yang muncul di sana? Apakah burung berbulu putih cemerlang sedang terbang di atas ombak yang berdebur? Burung itu namanya dara laut putih.

Dara laut putih atau white tern merupakan jenis burung laut yang terkenal karena keindahannya. Bulu putih cemerlang memberikan kesan lembut nan anggun. Sayap dan ekornya pun tembus pandang yang, uniknya, menguntungkan si burung saat mencari makan. Seperti apa? Tahukah kamu kalau dara laut putih agak asal-asalan saat bersarang? Cari tahu lewat fakta unik burung dara laut putih atau white tern berikut ini!

1. Burung apa itu dara laut putih?

tampilan sekujur tubuh dara laut putih
tampilan sekujur tubuh dara laut putih (commons.wikimedia.org/Forest and Kim Starr)

Dara laut putih atau white tern merupakan jenis burung laut berwarna putih yang tinggal di pesisir pulau-pulau di samudra tropis dan subtropis. Ia biasa dijumpai mencari makan di laut lepas dan bersarang di pepohonan dan semak-semak pinggir pantai. Burung ini dikenal luas karena keindahan bulu dan gaya terbangnya yang anggun, kerap menghasi pemandangan pantai di pulau-pulau terpencil.

Dara laut putih termasuk dalam keluarga burung camar, Laridae. Meski namanya "dara laut," laman The World Birds menerangkan kalau dara laut putih berkerabat lebih dekat dengan camar angguk (noddy) dari genus Anous daripada dengan dara laut. Oleh karena itu, burung ini mulai disebut camar angguk putih atau white noddy.

2. Dijuluki "peri" dan "bidadari"

Dara laut putih sedang terbang.
Dara laut putih sedang terbang. (commons.wikimedia.org/patrickkavanagh)

Dara laut putih tergolong burung laut yang berukuran sedang. Contohnya dara laut putih berparuh biru yang dicatat laman Birds of the World memiliki panjang 23—33 sentimeter. Bentang sayapnya sekitar 70—87 sentimeter.

Ciri paling khas dari dara laut putih ialah bulu di sekujur tubuh yang berwarna putih cemeralng polos, tampak kontras dengan mata dan paruh. Paruh hitamnya tajam dan runcing seperti belati. Mata hitam kecilnya dikelilingi cincin hitam yang membuatnya terlihat lebar. Saat terbang di atas kepala, sayap dan ekornya tampak tembus cahaya. Oleh karena itu, gak jarang dara laut putih dijuluki fairy tern atau dara laut peri serta angel tern atau dara laut bidadari.

3. Baru saja dibagi jadi tiga spesies, adakah di Indonesia?

Dara laut putih berparuh biru sedang terbang.
Dara laut putih berparuh biru sedang terbang. (commons.wikimedia.org/Charles J. Sharp)

Dulu, dara laut putih dianggap cuma ada satu spesies saja, yaitu Gygis alba. Kini, dara laut putih dibagi menjadi tiga spesies, tepatnya pada 2025 lalu menurut informasi dari laman All About Birds. Ketiga spesies itu adalah dara laut putih atlantik atau Atlantic white tern (Gygis alba), dara laut putih berparuh biru atau blue-billed white tern (G. candida), dan dara laut putih kecil atau little white tern (G. microrhyncha).

Dara laut putih atlantik terbatas di pulau-pulau di Atlantik Selatan saja. Sementara itu, dara laut putih kecil hanya ada di Pasifik Selatan. Nah, dara laut putih berparuh biru jadi yang tersebar paling luas, bisa dijumpai di pulau-pulau Samudra Hindia dan Pasifik.

Dara laut putih berparuh biru berbiak di pulau-pulau kecil di seluruh wilayah tropis dan subtropis Samudra Hindia dan Pasifik. Ia tercatat sebagai spesies yang mengembara ke Indonesia. Keberadaan dara laut putih di Indonesia dilindungi oleh hukum.

4. Lokasi bersarangnya agak menantang nyali

Sepasang dara laut putih bertengger bersama.
Sepasang dara laut putih bertengger bersama. (commons.wikimedia.org/patrickkavanagh)

Satu hal yang agak gak biasa dari dara laut putih ialah ia tidak membangun sarang. Telurnya diletakkan begitu saja di dahan pohon atau semak-semak, atau bahkan di permukaan tanah yang terbuka. Selama telur bisa diletakkan dengan seimbang, itulah sarang dara laut putih.

Dan tentu saja, telur rawan tertiup badai kalau tidak dierami induk. Bahkan saat dierami pun, induk harus hati-hati saat bergerak. Salah sedikit saja telur bisa menggelinding jatuh. Saat menetas, anakan dara laut putih sudah dibekali kaki dan cakar yang berkembang dengan baik. Fungsinya untuk berpegangan dan mencengkeram di lokasi sarangnya yang agak berbahaya.

Menurut penjelasan dari laman Birds of the World, kebiasaan bersarang ini kemungkinan untuk menghindari parasit yang bisa menginfestasi sarang. Ada kemungkinan juga kalau ini adalah hasil adaptasi bersarang di formasi karang atau pulau-pulau batuan vulkanik yang jarang terdapat vegetasi. Sementara menurut laman BioDB, strategi bersarang yang gak biasa ini mungkin bantu melindungi telur dari predator darat.

5. Mencari makan bersama ikan predator dan burung laut

Sepasang dara laut putih bertengger di dahan pohon.
Sepasang dara laut putih bertengger di dahan pohon. (commons.wikimedia.org/Forest and Kim Starr)

Dara laut putih bisa ditemukan mencari makan di laut lepas. Makanannya berupa ikan kecil-kecil dan cumi-cumi yang ditangkapnya di permukaan laut tanpa harus menyelam. Dara laut putih biasanya ikut berkumpul mencari makan bersama burung laut lain, seperti penggunting laut, angsa laut, cikalang, sampai camar angguk.

Bukan hal yang jarang juga dara laut putih mengikuti lumba-lumba dan ikan predator yang sedang mencari makan. Dara laut putih bisa mencari kesempatan dalam kesempitan menangkap ikan-ikan yang berusaha kabur dikejar lumba-lumba dan ikan predator. Menariknya lagi, dara laut putih sangat cocok mencari makan dalam kondisi cahaya redup di pagi hari atau larut malam. Sayap dan ekornya yang tembus cahaya membuat burung ini invisible di mata ikan dalam cahaya redup!

Sungguh burung yang mengagumkan, ya? Setelah tahu lebih banyak, gagaimana pendapatmu tentang burung dara laut putih atau white tern? Apa kamu tertarik untuk mengamati burung ini secara langsung di habitat aslinya?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More