Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta Menarik dari Bakteri, Jumlahnya Sangat Banyak!

5 Fakta Menarik dari Bakteri, Jumlahnya Sangat Banyak!
ilustrasi bakteri (unsplash.com/CDC)
Share Article

Bakteri merupakan mikroorganisme yang memiliki kemampuan hidup dimana pun, mulai dari di alam terbuka hingga tubuh manusia sekali pun. Bakteri yang selama ini ada memang tidak bisa terlihat dengan mata telanjang, sehingga memang membutuhkan mikroskop untuk melihatnya secara lebih detail.

Selama ini mungkin keberadaan bakteri banyak menimbulkan persepsi negatif, sebab menganggap bahwa bakteri selalu menyebabkan banyak risiko buruk untuk kesehatan. Namun,  pahami beberapa fakta berikut ini seputar bakteri agar kamu bisa semakin mengenalnya dengan lebih dekat.

1. Ada bakteri baik dan bakteri buruk

ilustrasi bakteri (unsplash.com/Adrian Lange)
ilustrasi bakteri (unsplash.com/Adrian Lange)

Selama ini memang persepsi mengenai bakteri hanyalah mengenai keberadaannya yang dianggap berbahaya untuk manusia. Padahal sebetulnya bakteri tidak selalu berbahaya atau pun jahat, sebab tidak sedikit pula bakteri yang diklasifikasikan sebagai bakteri baik dan memang dibutuhkan oleh tubuh.

Dilansir National Center for Health Research, bakteri berbahaya memang akan selalu ada dan bisa menyebabkan penyakit atau infeksi, namun bakteri baik juga selalu ada di tubuh manusia. Bakteri baik tersebut bisa ditemukan di kulit, saluran pernapasan, hingga sistem pencernaan sebagai garis pertahanan pertama untuk melawan patogen asing yang dapat menyebabkan infeksi.

2. Jumlah bakteri yang ada di dunia sangat tak terbatas

ilustrasi bakteri (unsplash.com/CDC)
ilustrasi bakteri (unsplash.com/CDC)

Kamu mungkin selalu bertanya-tanya mengenai keberadaan bakteri yang ada di Bumi. Namun, kamu pasti tidak akan menyangka bahwa keberadaan bakteri di Bumi sebetulnya sangatlah banyak, bahkan bisa dikatakan tak terbatas karena saking banyak jumlahnya saat ini.

Dilansir Sciencing, jumlah bakteri yang ada di Bumi saat ini diprediksi sekitar lima juta triliun triliun atau 5 x 10 pangkat 30. Kamu memang tidak salah membaca jumlah tersebut, sebab jumlahnya sangat tidak terhingga di Bumi. Bahkan jumlah bakteri di tubuh manusia saja melebihi jumlah sel tubuh, yaitu 10 banding 1.

3. Bakteri memiliki aroma yang mirip seperti aroma hujan

ilustrasi bakteri (unsplash.com/CDC)
ilustrasi bakteri (unsplash.com/CDC)

Keberadaan bakteri mungkin memang tidak bisa kamu lihat secara langsung, namun bukan berarti keberadaannya tidak ada. Sebetulnya bakteri ini bisa kamu identifikasikan melalui aroma yang dimiliki, sehingga cukup mudah untuk bisa membedakannya nanti.

Dilansir HowStuffWorks, bakteri memiliki bau yang mirip seperti hujan pada saat baru menyentuh tanah, sehingga kerap disebut sebagai aroma hujan atau petrichor. Aroma ini disebabkan karana bahan kimia pada bakteri yang disebut geosin yang dilepaskan saat mereka mati, sehingga aromanya pun cukup tercium dengan kuat.

4. Bakteri berkembang biak melalui pembelahan

ilustrasi bakteri (unsplash.com/CDC)
ilustrasi bakteri (unsplash.com/CDC)

Tidak dapat dimungkiri bahwa jumlah bakteri yang sangat banyak ini tentu tidak bisa terlepas dari proses perkembang biakan yang sangat banyak. Inilah yang membuat keberadaan dari bakteri semakin banyak dan seolah tak terhingga jumlahnya saat ini.

Dilansir Microbiology Society, kebanyakan bakteri berkembang biak dengan pembelahan biner. Pada proses ini bakteri yang merupakan sel tunggal akan membelah menjadi dua sel anak yang identik. Fisi biner ini akan dimulai ketika DNA bakteri membelah menjadi dua atau replikasi.

5. Bayi yang baru dilahirkan bebas dari bakteri

ilustrasi bakteri (unsplash.com/cdc)
ilustrasi bakteri (unsplash.com/cdc)

Jika kamu pernah melihat proses persalinan mungkin kamu akan melihat bayi yang belum benar-benar bersih dari darah atau pun sisa-sisa ketuban yang menempel. Sebetulnya tanpa disadari ternyata bayi yang baru dilahirkan sangatlah bebas dari bakteri, namun hal ini baru akan bertahan selama beberapa saat saja.

Dilansir What to Expect, sistem kekebalan bayi yang baru lahir memang belum matang, sehingga jika ada benda atau tangan yang tak bersih dan mengenainya, maka akan rentan terpapar bakteri. Namun, biasanya pada awal-awal pertama kehidupan, bayi akan mendapatkan perlindungan antibodi dari plasenta dan juga ASI yang diberikan ibunya.

Bakteri ternyata memang akan selalu ditemukan di berbagai tempat, bahkan tubuh manusia. Bakteri bukan hanya bakteri jahat saja, melainkan juga ada bakteri baik untuk tubuh. Terpenting jaga kebersihan agar terbebas dari bakteri jahat!

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Salsabila Manlan
EditorSalsabila Manlan

Related Articles

See More

4 Tanda Anjing Butuh Check Up Rutin ke Dokter, Jangan Disepelekan!

23 Mei 2026, 20:05 WIBScience