jalur yang dibangun untuk memudahkan wisatawan (flickr.com/Natur- und Wellnesshotel Höflehner)
Eisriesenwelt pertama kali ditemukan secara resmi pada 1879 oleh ilmuwan asal Salzburg bernama Anton von Posselt. Namun, penjelajahannya terhenti di rute 200 meter pertama akibat terhalang dinding es raksasa. Posselt sempat menerbitkan laporan temuannya di majalah pendakian, tetapi publik saat itu belum tertarik sehingga gua ini sempat terlupakan selama beberapa dekade.
Titik balik eksplorasi terjadi pada awal abad ke-20 ketika Alexander von Mörk melanjutkan penjelajahan pada 1912. Dalam ekspedisi berikutnya pada 1913, ia dan timnya berhasil melewati dinding es penahan dan menjangkau bagian gua yang lebih dalam. Perkembangan ini memicu pembangunan kabin peneliti pada era 1920-an, hingga akhirnya pada 1924, jalur papan kayu dibangun untuk memudahkan kunjungan wisatawan.
Di balik ukurannya yang besar, Eisriesenwelt menyimpan perpaduan antara batu kapur, es, dan jejak penjelajahan manusia. Tempat yang dulu dianggap menakutkan ini kini justru menjadi salah satu gua menarik untuk melihat bagaimana alam membentuk dan mengubah sebuah tempat dari waktu ke waktu.