5 Fakta Menarik Goldcrest, Jambulnya Keren!

Dari jutaan spesies burung di Bumi kita ini, goldcrest dikenal sebagai salah satu burung unik dengan penampilan yang tidak biasa. Burung ini memiliki bentuk tubuh agak bulat dengan bulu perpaduan abu-abu dan hijau lumut.
Selain penampilannya yang membuat terlihatnya menggemaskan, goldcrest, satwa satu ini juga masih menyimpan fakta menarik lain yang tidak kalah atraktif. Penasaran? Scroll ke bawah, yuk!
1. Disebut sebagai 'Raja Burung'

Goldcrest termasuk dalam jenis burung kecil yang tergabung dalam famili Kinglet. Burung ini biasanya hanya berukuran sekitar 8,5 hingga 9,5 cm saja. Tidak hanya itu, berat dari burung ini juga hanya berkisar 4,5 hingga 7 gram saja.
Meskipun ukurannya begitu kecil, burung ini justru dikenal sebagai ‘King of the Birds’ atau ‘Raja Burung’ dalam cerita rakyat Eropa. Julukan ini mereka dapatkan dari nama ilmiahnya, Regulus regulus, yang artinya raja atau kesatria.
2. Burung terkecil di Eropa

Goldcrest merupakan burung terkecil di Eropa dengan rata-rata ukuran kurang dari 10 cm. Hewan ini tersebar luas di Eropa dan sebagian wilayah Asia serta Afrika. Mereka bermigrasi ke daerah yang lebih hangat saat musim dingin tiba.
Meski tubuhnya terbilang sangat kecil, goldcrest mampu menempuh jarak 1.000 km hanya dalam waktu satu minggu saja.
3. Punya mahkota

Ciri unik dan tidak biasa yang dimiliki oleh goldcrest namun tidak dimiliki oleh burung lain adalah adanya mahkota di atas kepala mereka. Tentunya, ini bukanlah mahkota sebenarnya, namun, bulu dengan warna yang berbeda yang membuatnya sangat mencolok.
Dilansir Royal Society for the Protection of Birds, goldcrest memiliki bulu berwarna hijau keabu-abuan kusam dengan bagian perut berwarna pucat. Mereka memiliki garis hitam dan kuning atau oranye di kepala yang disebut sebagai mahkota.
Apabila dilihat dari depan, mahkota dari burung ini terdiri dari sisi berwarna hitam yang membentuk huruf ‘U’ atau ‘V’ dan jambul berwarna kucing cerah bagi betina. Goldcrest jantan memiliki mahkota berwarna hitam dengan jambul berwarna oranye.
4. Umurnya cukup pendek

Goldcrest memiliki masa hidup yang cukup pendek. Masa hidup mereka hanya berkisar antara 8 bulan hingga dua tahun saja sebagaimana dilansir Animalia. Meskipun begitu, populasinya yang begitu besar membuat rentang usia pendek mereka tidak berpengaruh banyak terhadap tingkat kelangkaan burung ini.
5. Hewan yang setia kepada pasangan

Fakta menarik kelima dari goldcrest adalah mereka merupakan burung yang setia kepada pasangan. Goldcrest adalah hewan monogami, mereka hanya memiliki satu pasangan seumur hidup mereka.
Untuk menarik perhatian betina, burung jantan akan melakukan ritual, yakni dengan banyak bergerak seakan tengah menari dan bernyanyi. Mereka juga memperlihatkan jambul oranye cerahnya pada calon pasangan.
Setelah para jantan berhasil kawin dengan betina, burung jantan akan membangun sarang di dahan terluar pohon untuk betina dan calon anaknya. Betina biasanya akan mengeluarkan 9 hingga 12 telur dengan proses inkubasi selama 16 hari.
Anak-anak burung goldcrest akan mencapai usia dewasa saat mereka berumur 17 hingga 22 hari setelah menetas. Goldcrest umumnya memakan makanan dengan ukuran kecil, seperti laba-laba, telur ngengat, dan serangga kecil lain.
Itulah dia fakta menarik goldcrest, burung unik dengan mahkota di kepalanya. Jambul kuning cerah atau oranye milik burung ini terlihat semakin menonjol dengan garis hitam di bagian samping dan depan.



















