Selama bertahun-tahun, burung sering dianggap memiliki kecerdasan yang terbatas karena ukuran otaknya relatif kecil dibandingkan mamalia. Anggapan tersebut membuat banyak orang mengira perilaku burung hanya didasarkan pada naluri tanpa kemampuan berpikir yang kompleks. Namun, penelitian dalam beberapa dekade terakhir justru menunjukkan hal yang berbeda.
Kemajuan ilmu saraf mengungkap bahwa otak burung memiliki cara kerja yang jauh lebih canggih daripada yang pernah diperkirakan. Beberapa spesies bahkan mampu menyelesaikan masalah, mengingat informasi dalam waktu lama, hingga menggunakan alat. Berikut lima fakta sains tentang otak burung yang mungkin belum banyak diketahui.
