Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Fakta San Siro, Stadion Pertama di Italia yang Memiliki Museum

5 Fakta San Siro, Stadion Pertama di Italia yang Memiliki Museum
Stadion San Siro, yang secara resmi dikenal sebagai Stadio Giuseppe Meazza, sebuah stadion sepak bola bersejarah yang terletak di distrik San Siro, Milan, Italia. (commons.wikimedia.org/Prelvini)
Intinya Sih
  • San Siro, atau Stadio Giuseppe Meazza, adalah stadion terbesar di Italia yang menjadi markas bersama AC Milan dan Inter Milan dengan sejarah panjang sejak berdiri tahun 1926.
  • Stadion ini telah mengalami beberapa renovasi besar, termasuk penambahan menara dan atap modern untuk Piala Dunia 1990, kini berkapasitas sekitar 75.817 penonton.
  • San Siro menjadi stadion pertama di Italia yang memiliki museum resmi, menampilkan sejarah AC Milan dan Inter Milan serta menjadi lokasi berbagai ajang olahraga dan konser dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Stadio Giuseppe Meazza, yang lebih akrab di telinga kita dengan nama San Siro, berdiri megah di distrik San Siro, Milan, Italia. Bukan sekadar lapangan hijau biasa, bangunan ini memegang gelar sebagai stadion sepak bola terbesar di Italia dan masuk dalam jajaran stadion terbesar di seluruh daratan Eropa. Bagi warga Milan, tempat ini adalah "rumah" yang unik karena menjadi markas bagi dua klub besar yang saling bersaing, yaitu AC Milan dan Inter Milan.

Namun, mengapa stadion ini memiliki dua nama yang berbeda dan bagaimana sejarah panjang di baliknya hingga menjadi ikon seperti sekarang? Yuk, telusuri fakta-fakta menarik dan perjalanan sejarah San Siro dalam artikel berikut ini!

1. Satu stadion, dua nama

Giuseppe Meazza, legenda sepak bola Italia yang namanya diabadikan sebagai nama resmi Stadion Giuseppe Meazza di Milan, Italia.
Giuseppe Meazza, legenda sepak bola Italia yang namanya diabadikan sebagai nama resmi Stadion Giuseppe Meazza di Milan, Italia. (commons.wikimedia.org/Unknown author/MagliaRossoNera.it, Giuseppe Meazza)

Stadion ikonik di Milan ini awalnya hanya dikenal dengan nama San Siro, sesuai dengan nama wilayah tempatnya dibangun pada tahun 1926. Namun, sejak tahun 1980, namanya secara resmi diubah menjadi Stadio Giuseppe Meazza untuk menghormati pemain legendaris Italia yang pernah membela Inter Milan dan AC Milan. Meski sudah berganti nama secara resmi, banyak orang di luar Italia tetap lebih suka menyebutnya San Siro karena namanya yang singkat dan jauh lebih mudah diingat.

Perbedaan penyebutan nama ini juga sangat dipengaruhi oleh loyalitas para pendukung kedua klub penggunanya. Suporter Inter Milan biasanya lebih bangga menggunakan nama Giuseppe Meazza karena pemain tersebut adalah ikon besar bagi sejarah klub mereka. Sebaliknya, pendukung AC Milan lebih nyaman dengan sebutan San Siro karena nama itu sudah digunakan sejak stadion didirikan oleh Piero Pirelli, mantan presiden klub mereka.

2. Telah melalui beberapa fase renovasi besar yang mengubah wajahnya secara drastis

Konstruksi asli Stadion San Siro atau Stadio Giuseppe Meazza di Milan, Italia, pada tahun 1926.
Konstruksi asli Stadion San Siro atau Stadio Giuseppe Meazza di Milan, Italia, pada tahun 1926. (commons.wikimedia.org/Unknown author/Municipality of Milan)

Stadion San Siro pertama kali dibangun pada tahun 1926 dengan gaya arsitektur sederhana yang hanya menampung sekitar 35.000 penonton. Seiring berjalannya waktu, dilakukan perluasan besar-besaran pada tahun 1950-an dengan menambah lantai kedua, yang sempat membuat kapasitasnya melonjak hingga 100.000 orang. Ciri khas dari masa ini adalah adanya jalur melingkar dari beton yang memudahkan penonton naik ke lantai atas.

Perubahan paling mencolok terjadi saat menyambut Piala Dunia FIFA 1990, di mana stadion ini menambah lantai ketiga dan 11 menara raksasa di bagian luarnya. Menara-menara tersebut berfungsi untuk menyangga atap modern yang melindungi penonton dari hujan dan panas. Saat ini, setelah disesuaikan dengan standar keamanan dan kenyamanan terbaru, stadion ini mampu menampung sekitar 75.817 penonton dan tetap menjadi stadion dengan kapasitas terbesar di Italia.

3. Dirancang dengan tribun vertikal

Stadion San Siro, yang secara resmi dikenal sebagai Stadio Giuseppe Meazza, sebuah stadion sepak bola bersejarah yang terletak di distrik San Siro, Milan, Italia.
Stadion San Siro, yang secara resmi dikenal sebagai Stadio Giuseppe Meazza, sebuah stadion sepak bola bersejarah yang terletak di distrik San Siro, Milan, Italia. (commons.wikimedia.org/POAN68)

Stadion ini dirancang dengan tribun yang sangat tegak dan curam, sehingga posisi penonton di bagian atas terasa sangat dekat dengan lapangan. Desain tersebut membuat ribuan suporter terlihat sangat tinggi dan memberikan tekanan visual bagi pemain lawan. Untuk memudahkan akses ke area tribun yang tinggi, stadion menggunakan menara dengan tangga melingkar di bagian luar agar pergerakan penonton tetap teratur.

Bentuk bangunan yang tinggi dan penggunaan atap membuat suara teriakan serta nyanyian pendukung memantul dengan sangat keras di dalam stadion. Saat ini, AC Milan dan Inter Milan berencana membangun tribun baru dengan kemiringan 37 derajat untuk memberikan jarak pandang yang lebih baik dan posisi penonton yang lebih dekat dengan lapangan. Kedua klub tersebut menargetkan pembangunan stadion dengan teknologi modern agar memenuhi standar sebagai lokasi pertandingan Euro 2032.

4. Menjadi tuan rumah acara bergengsi

Upacara Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, yang berlangsung pada tanggal 6 Februari 2026. Upacara tersebut terutama diadakan di Stadion San Siro (Stadion Giuseppe Meazza) di Milan, Italia, dengan format multi-lokasi unik yang menghubungkan berbagai wilayah tuan rumah di seluruh It
Upacara Pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano Cortina 2026, yang berlangsung pada tanggal 6 Februari 2026. Upacara tersebut terutama diadakan di Stadion San Siro (Stadion Giuseppe Meazza) di Milan, Italia, dengan format multi-lokasi unik yang menghubungkan berbagai wilayah tuan rumah di seluruh Italia utara. (commons.wikimedia.org/ERIC SALARD)

San Siro merupakan stadion yang sangat sering terpilih untuk menggelar ajang olahraga paling bergengsi di dunia. Stadion ini tercatat pernah menjadi lokasi pertandingan Piala Dunia FIFA pada tahun 1934 dan 1990, serta menjadi tuan rumah ajang UEFA Euro 1980. Selain itu, San Siro sudah empat kali menjadi lokasi partai final Liga Champions dan secara rutin digunakan untuk pertandingan besar klub AC Milan serta Inter Milan.

Kegunaan stadion ini juga meluas hingga ke bidang hiburan dan acara kenegaraan. Musisi-musisi dunia seperti Bob Marley, Bruce Springsteen, hingga Madonna pernah menggelar konser besar di sini. Bahkan, San Siro juga memiliki peran penting karena dipilih sebagai lokasi upacara pembukaan Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina tahun 2026.

5. Stadion pertama di italia yang memiliki museum di dalamnya

Museum San Siro, sebuah ruang bersejarah yang terletak di dalam Stadion San Siro di Milan, Italia. Dibuka pada tahun 1996, museum ini merupakan museum pertama di Italia yang dibangun di dalam stadion dan menceritakan sejarah bersama dua raksasa sepak bola rival kota tersebut: AC Milan dan Inter Mila
Museum San Siro, sebuah ruang bersejarah yang terletak di dalam Stadion San Siro di Milan, Italia. Dibuka pada tahun 1996, museum ini merupakan museum pertama di Italia yang dibangun di dalam stadion dan menceritakan sejarah bersama dua raksasa sepak bola rival kota tersebut: AC Milan dan Inter Milan. (commons.wikimedia.org/Ank kumar)

Stadion San Siro mencetak sejarah sebagai stadion pertama di Italia yang memiliki museum resmi di dalam areanya. Museum ini secara khusus menceritakan perjalanan panjang dua klub besar, yaitu AC Milan dan Inter Milan. Di sini, pengunjung bisa melihat berbagai benda bersejarah seperti jersey asli milik pemain legendaris, sepatu bola, hingga replika piala yang pernah dimenangkan oleh kedua tim tersebut.

Selain koleksi benda unik, museum ini juga menampilkan patung legenda sepak bola seukuran aslinya, foto-foto bersejarah, dan memorabilia klub. Fasilitas ini merupakan bagian utama dari paket tur stadion, jadi setelah belajar sejarah di museum, pengunjung bisa melanjutkan perjalanan untuk melihat ruang ganti pemain dan merasakan suasana lorong menuju lapangan

Saat ini, masa depan San Siro sedang dalam perdebatan besar karena adanya rencana pembangunan stadion baru yang lebih modern bernama "The Cathedral" di lokasi yang sama. Meskipun rencana ini berisiko membongkar struktur asli bangunan, nilai sejarahnya yang sangat tinggi memicu banyak protes dan tantangan birokrasi agar stadion ikonik ini tetap dipertahankan. Apa pun keputusan akhirnya nanti, cerita dan kemegahan San Siro akan selalu memiliki tempat spesial di hati para pecinta olahraga dan arsitektur di seluruh dunia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More