Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

5 Fakta Simpanse, Spesies Primata Paling Cerdas yang Ada di Dunia

5 Fakta Simpanse, Spesies Primata Paling Cerdas yang Ada di Dunia
simpanse (commons.wikimedia.org/Thomas Lersch/CC BY-SA 3.0)
Intinya Sih
  • Simpanse dikenal sebagai primata besar asal Afrika dengan kekuatan otot luar biasa, memiliki serat otot fast-twitch tinggi yang membuatnya lebih kuat dari manusia per kilogram berat badan.
  • DNA simpanse memiliki kemiripan hingga 98% dengan manusia, tercermin dari perilaku sosial, komunikasi, dan kemampuan menggunakan tanaman untuk mengobati diri di alam liar.
  • Simpanse punya budaya unik antar kelompok, kebiasaan minum nira fermentasi alami, serta hubungan emosional mendalam antara induk dan anak yang menyerupai manusia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Primata adalah salah satu hewan tercerdas yang ada di muka bumi, bahkan banyak dari mereka yang bisa menyerupai perilaku manusia. Salah satu spesies primata yang memiliki perilaku dan kecerdasan yang mendekati manusia adalah simpanse. Simpanse (Pan troglodytes) adalah primata yang penyebaran populasinya mendiami wilayah Afrika Tengah dan Barat. Tubuhnya tidak besar seperti gorila atau orang utan, tetapi simpanse tetap disebut kategori primata besar dengan warna bulunya yang umumnya hitam hingga cokelat tua.

Untuk mengetahui lebih lanjut tentang simpanse, kita kenalan lebih dekat dengan primata yang satu ini, yuk? Berikut adalah lima fakta unik yang dimiliki oleh simpanse.

1. Kekuatan luar biasa yang tak terduga

simpanse berada di atas pohon
simpanse berada di atas pohon (commons.wikimedia.org/Ikiwaner/GNU FDL 1.2)

Meski tubuhnya tidak besar dan kelihatan kurus, simpanse ternyata memiliki kekuatan fisik yang bisa melampaui manusia, lho. Hal ini disebabkan oleh faktor otot yang dimiliki oleh simpanse. Mereka memiliki proporsi serat otot fast-twitch (gerak cepat) yang jauh lebih tinggi, bahkan dilansir dari laman ZME Science, serat otot fast-twitch mereka memiliki porsi yang banyak, sekitar 2/3 dari seluruh otot simpanse itu sendiri. Hal ini terbukti dengan kegiatan sehari-hari mereka seperti memanjat pohon cepat, bergelantungan satu tangan dengan waktu lama, atau melompat dari satu tempat ke tempat lain tanpa harus mengeluarkan energi yang banyak.

Banyak penelitian yang menunjukkan bahwa otot simpanse memiliki kekuatan 1,5 lebih kuat dibandingkan otot manusia dalam hal tenaga per kilogram dari berat badan. Namun, proporsi otot padat yang dimiliki oleh simpanse ternyata memiliki kelemahan, yaitu tidak mampu bertahan dalam jangka waktu yang panjang.

2. Hewan dengan DNA mendekati manusia paling tinggi

simpanse
simpanse (commons.wikimedia.org/David J. Stang/CC BY-SA 4.0)

Tak bisa dipungkiri, simpanse adalah pemegang tahta primata bahkan tercerdas yang ada di muka bumi ini. Penelitian ternama juga mengungkapkan bahwa adanya DNA yang sangat mirip dengan manusia, hingga mencapai angka 98%. Namun, perlu diperhatikan bahwa angka ini hanya perbandingan dengan manusia pada bagian tertentu saja. Jika ditinjau secara menyeleruh, kemungkinan besar angka ini terlalu besar, tetapi angka 98% ini tidak bisa sepenuhnya bisa disalahkan seperti apa yang dikatakan Live Science pada sebuah laman ilmiah yang membahas klaim DNA simpanse dengan manusia yang dianggap terlalu tinggi. Perilaku simpanse di kehidupan sehari-hari mereka termasuk cara mereka menunjukkan emosi, bersosialisasi, komunikasi, dan makan yang mirip sekali dengan manusia.

Di alam liar, kecerdasan simpanse sangat digunakan dengan baik. Salah satu perilaku yang paling terkenal adalah ketika mereka merasa sakit perut akibat parasit usus, simpanse akan mencari tanaman Aspilia untuk dilipat dan ditelan bulat-bulat untuk menyembuhkan rasa sakit perut.

3. Kebiasaan mengonsumsi alkohol alami

simpanse
simpanse (commons.wikimedia.org/Thomas Lersch/CC BY-SA 3.0)

Para peneliti menemukan perilaku unik dan tidak biasa simpanse di sekitar wilayah Bossou dan Guinea. Di wilayah tersebut, simpanse secara rutin mengonsumsi nira palem yang telah difermentasi secara alami oleh ragi di udara. Nira ini biasanya dikumpulkan oleh penduduk lokal dan digantung di pepohonan. Nah, di sini kesempatan simpanse tiba, mereka sering mencuri nira tersebut untuk dikonsumsi.

Nira yang telah difermentasi secara alami sendiri memang mengandung alkohol di dalamnya. Kandungan alkohol yang ada pada nira berkisar 3% hingga 6%, yang setara bir ringan yang dikonsumsi manusia. Beberapa sumber terpercaya seperti National Geographic dan University of California juga membenarkan bahwa simpanse sering memakan makanan yang setara dengan minuman beralkohol di alam liarnya.

4. Budaya dan tradisi yang berbeda antar kelompok

kawanan simpanse
kawanan simpanse (commons.wikimedia.org/Enric/CC BY-SA 4.0)

Simpanse memiliki tradisi dan budaya yang berbeda tiap kelompok dan keluarga mereka. Simpanse sering kali belajar dari pembelajaran masa lalu dan observasi peristiwa yang telah dilalui selama masa hidupnya, yang nantinya akan diturunkan ke generasi selanjutnya. Meski begitu, tidak semua simpanse memiliki hal yang sama di setiap wilayahnya, bahkan ada saja perilaku unik satu koloni simpanse di satu wilayah yang tidak dimiliki oleh koloni simpanse lainnya.

Variasi budaya yang dimiliki oleh simpanse ini meliputi banyak hal, termasuk penggunaan alat, gaya bersosialisasi, dan cara mereka berkomunikasi. Karena perilaku ini bukan merupakan insting yang ada dalam DNA, maka biasanya simpanse muda harus menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk memperhatikan perilaku simpanse dewasa.

5. Hubungan emosional antara induk dan anak

induk simpanse bersama anaknya
induk simpanse bersama anaknya (commons.wikimedia.org/böhringer friedrich/CC BY-SA 2.5)

Masa kecil simpanse adalah salah satu yang terlama di dunia hewan. Simpanse kecil biasanya sangat bergantung pada induknya, sama layaknya seperti manusia bedanya simpanse lebih lama sedikit. Bayi simpanse hampir selalu menempel pada tubuh induknya selama periode tertentu.

Sebaliknya, induknya juga memiliki tingkat emosional yang tinggi terhadap anaknya. Mereka akan super protektif dan penyayang agar pertumbuhan anak mereka bisa berjalan dengan baik.

Itu dia lima fakta unik yang dimiliki oleh simpanse. Mulai dari memiliki kekuatan fisik yang ternyata tidak terduga hingga hubungan emosional antara induk dan anak simpanse yang sangat mendalam. Semoga ini dapat bermanfaat dan menambah wawasan baru untuk banyak orang.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Ane Hukrisna
EditorAne Hukrisna
Follow Us

Latest in Science

See More