Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Fakta Thick Billed Parrot, Burung yang Doyan Makan Biji Pinus
Burung thick billed parrot (commons.wikimedia.org/Jim Vajda)
  • Thick-billed parrot (Rhynchopsitta pachyrhyncha) adalah burung hijau berparuh besar dan kokoh dari hutan pegunungan Sierra Madre Occidental, Meksiko.
  • Burung ini mengandalkan biji pinus, membuka runjung dengan paruh kuat, serta bersarang di rongga pohon tua, terutama pinus mati yang masih berdiri.
  • Populasinya berstatus terancam punah menurut IUCN akibat penebangan hutan tua, kebakaran, penangkapan ilegal, dan berkurangnya habitat serta sumber makanan.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Berbulu hijau dengan paruh tebal dan kokoh, thick-billed parrot merupakan burung paruh bengkok yang berasal dari Meksiko. Burung bernama ilmiah Rhynchopsitta pachyrhyncha ini hidup di hutan pegunungan Sierra Madre Occidental dan bergantung pada keberadaan pohon pinus.

Sesuai namanya, burung ini memiliki paruh besar yang menjadi ciri khasnya. Ia juga punya kebiasaan menarik, mulai dari memakan biji pinus hingga bersarang di lubang pohon. Sayangnya, kerusakan habitat membuat kelangsungan hidupnya terancam. Yuk, simak lima fakta thick-billed parrot berikut ini!

1. Paruh tebal menjadi ciri khasnya

Burung thick billed parrot (commons.wikimedia.org/Ltshears)

Sesuai nama umumnya, thick-billed parrot memiliki paruh yang tebal, besar, dan kuat. Tubuhnya didominasi bulu hijau, dengan warna merah pada bagian dahi dan area wajah tertentu. Penampilan tersebut membuatnya mudah dikenali di antara penghuni hutan pegunungan.

Paruh kokohnya mendukung kebiasaan makan biji-bijian, termasuk biji pinus yang menjadi sumber makanan penting. Dengan paruh tersebut, burung ini dapat mengolah makanan yang memiliki kulit keras. Bentuk paruhnya sekaligus menjadi asal nama thick-billed parrot, yang secara harfiah berarti burung beo berparuh tebal.

2. Habitatnya terbatas di pegunungan Sierra Madre Occidental

Burung thick billed parrot (commons.wikimedia.org/Joe Mazzola)

Thick-billed parrot merupakan burung yang hidup di wilayah Sierra Madre Occidental, rangkaian pegunungan di Meksiko bagian barat. Wilayah persebarannya mencakup sejumlah negara bagian, seperti Sonora, Chihuahua, Durango, dan Michoacán. Burung ini menghuni habitat hutan pinus, hutan campuran pinus dan ek, serta hutan konifer lainnya.

Habitatnya berada pada ketinggian sekitar 1.200–3.600 meter di atas permukaan laut. Kawasan tersebut menyediakan sumber makanan sekaligus pepohonan yang dibutuhkan untuk bersarang. Karena sangat bergantung pada hutan pegunungan, perubahan kondisi habitat dapat memengaruhi kelangsungan hidupnya.

3. Biji pinus menjadi makanan favoritnya

Burung thick billed parrot (commons.wikimedia.org/Ltshears)

Biji pinus merupakan makanan utama thick-billed parrot. Untuk mendapatkannya, burung ini menggunakan paruh yang kuat untuk membuka runjung pinus, yaitu bagian pohon yang menyimpan biji. Selain biji pinus, makanannya juga mencakup biji-bijian lain, buah, beri, dan bagian tumbuhan tertentu.

Thick-billed parrot dikenal dengan cara makannya yang cukup menarik. Burung ini bisa mengupas sisik runjung satu per satu untuk mengambil bijinya, lho. Ketersediaan biji pinus juga memengaruhi musim berbiaknya, yang bertepatan dengan puncak produksi biji tersebut. Ketika persediaan makanan berubah, burung ini dapat berpindah ke wilayah lain untuk mencari sumber makanan.

4. Burung ini bersarang di lubang pohon tua

Burung thick billed parrot (commons.wikimedia.org/JavAlvarezS)

Thick-billed parrot tidak membangun sarang terbuka seperti beberapa jenis burung lainnya. Burung ini menggunakan lubang pada batang pohon, terutama pohon pinus mati yang masih berdiri. Lubang tersebut terkadang merupakan bekas sarang burung pelatuk yang kemudian diperbesar.

Pohon tua sangat penting karena batangnya dapat menyediakan rongga yang cukup untuk tempat bersarang. Bahkan, beberapa pasangan dapat menggunakan rongga berbeda pada pohon yang sama. Hilangnya pohon berukuran besar akibat penebangan membuat pilihan tempat bersarang semakin terbatas.

5. Kerusakan habitat membuat populasinya terancam

Burung thick billed parrot (commons.wikimedia.org/Paul Reynolds)

Kerusakan habitat yang terjadi di habitst thick billed parrot membuatnya kini masuk dalam kategori spesies Endangered atau terancam punah dalam Daftar Merah IUCN. Salah satu ancaman utamanya adalah penebangan hutan tua di Sierra Madre Occidental. Aktivitas ini mengurangi ketersediaan biji pinus sekaligus pohon besar yang dibutuhkan untuk bersarang.

Selain kehilangan habitat, burung ini menghadapi ancaman kebakaran hutan dan penangkapan ilegal untuk perdagangan satwa. Perubahan iklim juga berpotensi mempersempit wilayah yang sesuai untuk kehidupannya. Karena itu, perlindungan hutan pinus dan pohon tua menjadi langkah penting untuk menjaga kelangsungan hidup spesies ini.

Thick-billed parrot menunjukkan betapa erat hubungan antara satwa dan habitatnya. Biji pinus menyediakan makanan utama, sedangkan pohon tua menjadi tempat penting untuk berkembang biak. Menjaga hutan pegunungan Sierra Madre Occidental berarti turut melindungi masa depan burung unik ini. Dari kelima fakta tersebut, mana yang paling menarik perhatianmu?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article