Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

5 Fakta White Winged Triller, Burung yang Berkelana Mengikuti Musim

4 min read
5 Fakta White Winged Triller, Burung yang Berkelana Mengikuti Musim
burung lalage tricolor (commons.wikimedia.org/JJ Harrison)
  • White-winged Triller adalah migran sebagian di Australia; populasi selatan berkembang biak pada Agustus–Maret lalu berpindah ke pedalaman dan utara saat musim dingin, sementara populasi utara menetap sepanjang tahun.
  • Burung berukuran 17–19 sentimeter ini menunjukkan perubahan bulu musiman: jantan saat kawin bercorak hitam-putih kontras, sedangkan di luar musim kawin lebih kecokelatan dan menyerupai betina.
  • Spesies ini menghuni kawasan terbuka, memburu serangga serta arthropoda, juga memakan buah, biji, dan nektar; sarangnya berbentuk cangkir kecil dengan dua hingga tiga telur.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

White-winged Triller (Lalage tricolor) merupakan burung kecil dari keluarga Campephagidae yang dapat ditemukan di berbagai wilayah Australia. Burung ini memiliki penampilan yang cukup berbeda antara jantan saat musim kawin dengan individu pada periode nonberbiak, sehingga penampilannya dapat berubah cukup mencolok. Selain dikenal karena pola bulu hitam-putihnya, White-winged Triller juga menarik karena sebagian populasinya melakukan perpindahan mengikuti perubahan musim.

Spesies ini umumnya menghuni kawasan terbuka seperti hutan ringan, daerah dengan pepohonan yang berjajar di sepanjang aliran air, serta wilayah berumput di kawasan semi-kering. Ketika musim kawin tiba, populasi dari wilayah selatan Australia bergerak ke daerah yang lebih sejuk untuk berkembang biak, kemudian berpindah kembali ke kawasan pedalaman dan utara saat musim dingin. Berikut lima fakta menarik White-winged Triller, burung yang berkelana mengikuti musim.

  1. 1. Sebagian populasinya berpindah mengikuti musim

    Burung Lalage tricolor
    burung lalage tricolor (inaturalist.org/lukeled)

    White-winged Triller merupakan migran sebagian, karena tidak semua populasinya melakukan perjalanan musiman. Australian Museum menyebutkan bahwa populasi di Australia selatan biasanya datang untuk berkembang biak pada musim panas, sekitar Agustus hingga Maret, kemudian menghabiskan musim dingin di wilayah pedalaman dan Australia bagian utara. Sementara itu, populasi yang berada di bagian utara Australia dapat ditemukan sepanjang tahun.

    Perpindahan tersebut membuat burung ini dapat muncul dalam jumlah berbeda di berbagai wilayah pada waktu tertentu. Di beberapa kawasan selatan, White-winged Triller biasanya mulai datang pada musim semi dan kemudian meninggalkan wilayah tersebut ketika musim dingin mendekat. Pola tersebut memungkinkan burung memanfaatkan kondisi habitat yang lebih sesuai untuk mencari makanan dan berkembang biak.

  2. 2. Jantan memiliki penampilan hitam-putih yang mencolok

    Burung Lalage tricolor
    burung lalage tricolor (inaturalist.org/John Bromilow)

    White-winged Triller berukuran sekitar 17-19 sentimeter dan memiliki tubuh yang relatif kecil dengan sayap panjang serta ekor yang cukup panjang. Bird Forum menyebutkan bahwa saat musim kawin, jantan memiliki bagian atas tubuh berwarna hitam dengan bagian bawah tubuh berwarna putih dan garis putih lebar pada bahunya. Pola tersebut membuat jantan terlihat sangat kontras ketika terbang atau bertengger di antara pepohonan.

    Di luar musim kawin, warna jantan menjadi lebih kecokelatan dan menyerupai penampilan betina. Betina umumnya memiliki warna cokelat pada bagian atas tubuh dengan bagian bawah yang lebih pucat serta pola terang pada sayapnya. Perbedaan penampilan berdasarkan musim ini membuat White-winged Triller menjadi salah satu burung yang cukup mudah dikenali ketika pengamat memahami perubahan bulunya.

  3. 3. Gemar memburu serangga di berbagai tempat

    Burung Lalage tricolor
    burung lalage tricolor (inaturalist.org/Geoff Wilkins)

    Makanan utama White-winged Triller adalah serangga dan berbagai arthropoda lain yang ditemukan di lingkungan sekitarnya. Dilansir rewild Perth, burung ini dapat mencari mangsa di permukaan tanah, di antara dedaunan, maupun pada pepohonan dan semak. Ketika berada di tempat tinggi, burung ini juga dapat mengejar serangga yang sedang terbang dari tempat bertenggernya.

    Selain serangga, White-winged Triller juga memakan buah dan biji serta sesekali mengambil nektar dari bunga. Jenis mangsanya dapat mencakup ulat, belalang, kumbang, lalat, ngengat, laba-laba hingga beberapa jenis serangga sosial seperti semut dan rayap bersayap. Kemampuan memanfaatkan berbagai sumber makanan membantu spesies ini bertahan di habitat yang kondisi makanannya dapat berubah mengikuti musim.

  4. 4. Membuat sarang kecil di cabang pohon

    Burung Lalage tricolor
    burung lalage tricolor (inaturalist.org/Nathan Johnson)

    Saat musim kawin, White-winged Triller membuat sarang berbentuk cangkir kecil pada cabang horizontal atau percabangan pohon. Mengutip The Bird Book, sarangnya tersusun dari kulit kayu, rumput, dan material halus yang direkatkan menggunakan jaring laba-laba. Burung ini bahkan terkadang menggunakan kembali sarang kosong milik spesies lain, terutama sarang Mudlark atau Magpie-Lark.

    White-winged Triller biasanya bertelur dua hingga tiga butir dan kedua induknya terlibat dalam proses pengeraman. Masa inkubasinya berlangsung sekitar 14 hari, sedangkan anak burung berada di dalam sarang selama kurang lebih 12 hari sebelum mulai meninggalkannya. Siklus perkembangan yang relatif cepat tersebut memungkinkan burung memanfaatkan periode ketika makanan tersedia melimpah selama musim kawin.

  5. 5. Lebih sering menghuni kawasan terbuka

    Burung Lalage tricolor
    burung lalage tricolor (inaturalist.org/Connor Margetts)

    White-winged Triller tidak selalu tinggal di hutan yang lebat karena lebih menyukai kawasan dengan pepohonan yang jarang dan lapisan vegetasi bawah yang terbuka. Habitat yang disukainya mencakup hutan terbuka, kawasan berhutan ringan, tepi aliran air yang memiliki pepohonan, semak di wilayah semi-kering, serta lahan pertanian yang tidak terlalu rapat. Kondisi seperti ini memberikan tempat bertengger sekaligus area terbuka untuk mencari makanan di tanah.

    Persebarannya mencakup hampir seluruh daratan Australia, meskipun kelimpahannya berbeda-beda di setiap wilayah. Burung ini lebih umum ditemukan di Australia bagian tenggara, Kimberley, wilayah utara Northern Territory, dan bagian barat Australia, sementara terdapat pula catatan kemunculan di Tasmania dan wilayah Indonesia. Fleksibiltas dalam menggunakan habitat terbuka menjadi salah satu faktor yang mendukung persebarannya di wilayah Australia yang sangat luas.

    White-winged Triller memperlihatkan bagaimana seekor burung kecil dapat memiliki kehidupan yang sangat dinamis sepanjang perubahan musim. Perpindahan musiman, perubahan warna bulu, kebiasaan berburu serangga, serta kemampuan memanfaatkan berbagai habitat membuat spesies ini menarik untuk diamati. Bagi pengamat burung, kemunculannya di suatu wilayah bahkan dapat menjadi tanda bahwa musim tertentu telah tiba.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More