5 Fakta Murai Paruh Hitam, Dapat Menyadari Diri Sendiri Via Cermin
- Murai paruh hitam (Pica hudsonia) hidup di Amerika Utara bagian barat, berukuran 45–60 cm, berbulu hitam-putih dengan sayap dan ekor biru kehijauan berkilau.
- Sebagai omnivora cerdas dari famili gagak, murai mencuri makanan predator, memakan kutu pada rusa dan sapi, serta menyimpan serangga, pengerat, biji, beri, dan kacang di tanah.
- Dalam uji cermin, tiga dari lima murai menunjukkan perilaku mengenali diri; burung sosial ini hidup dalam kawanan keluarga dan pernah diburu karena dianggap mengganggu ternak.
Burung murai paruh hitam merupakan jenis burung yang termasuk dalam famili gagak dengan nama ilmiah pica hudsonia. Murai paruh hitam bertempat tinggal di bagian barat Amerika Utara.
Peneliti memperkirakan nenek moyang burung murai menyebar ke seluruh Eurasia dan Amerika Utara melalui beringia selama zaman es Pleistosen. Bukti fosil menunjukkan murai purba telah tiba di Amerika Utara sekitar era pertengahan Pliosen sekitar 3-4 juta tahun lalu.
Murai paruh hitam dikenal dengan perilaku makannya yang baik maupun buruk terhadap spesies lain. Lebih keren lagi, murai paruh hitam dapat mengenali dirinya sendiri melalui cermin layaknya manusia, lho. Kok bisa? Sebaiknya kamu baca artikel ini agar mendapatkan sajian lengkapnya.
1. Ciri fisik murai paruh hitam

Burung murai paruh hitam (commons.wikimedia.org/Peter Vanderheyden) Murai paruh hitam dewasa memiliki panjang 45-60 cm dan beratnya 145-210 g. Di sini menunjukkan jantan lebih besar daripada betina.
Burung ini berwarna hitam dengan bahu putih, perut putih dengan sayap serta ekor berwarna biru kehijauan gelap yang berkilau. Ekornya terdiri dari bulu-bulu panjang berlapis dengan sepasang bulunya yang menonjol di tengah. Paruhnya sendiri lonjong dan sedikit melengkung.
2. Perilaku makannya kompleks dibandingkan spesies burung lain

Burung murai paruh hitam (commons.wikimedia.org/Andy Reago) Kompleks di sini adalah sisi baik dan jahatnya. Murai paruh hitam adalah burung pencuri makanan dari berbagai spesies seperti coyote, rubah dan serigala. Sebab, murai paruh hitam termasuk famili gagak yang dianggap salah satu burung tercerdas di dunia.
Sementara itu sisi baiknya ditunjukkan dengan menjadikan murai paruh hitam sebagai inang yang menempel pada rusa dan sapi dengan mematuk kutu agar lenyap dari kulit para hewan tersebut.
Untuk pola makannya secara umum, murai paruh hitam adalah omnivora yang memakan serangga, hewan pengerat, biji-bijian, beri dan kacang-kacangan. Murai paruh hitam juga punya kecenderungan untuk menyimpan makanannya di tanah.
3. Murai mampu menyadari dirinya melalui cermin

Burung murai paruh hitam (commons.wikimedia.org/USFWSAlaska) Dilansir science, Helmut Prior psikolog kognitif dari Universitas Goethe di Frankfurt, Jerman melakukan pengujian pada burung dengan famili gagak seperti jay, gagak dan murai yang dikenal karena kecerdasannya.
Prior dan timnya pertama-tama menempatkan lima burung, satu per satu dalam sangkar dengan dua kompartemen di mana salah satunya berisi cermin.
Hasilnya cukup mengejutkan tiga burung murai mampu menghabiskan sebagian besar waktunya di depan cermin, melihat ke belakangnya bahkan bergerak bolak-balik di depannya. Ini menunjukkan mereka telah lulus tes MSR (bukti mengetahui siapa dirinya). Prior menyatakan tingkatan keberhasilannya seperti saat menguji simpanse.
4. Perilaku unik murai paruh hitam

Burung murai paruh hitam (commons.wikimedia.org/Kurt Bauschardt) Murai paruh hitam adalah hewan sosial yang membentuk kawanan keluarga terdiri dari 5-10 anggota. Pada musim dingin, mereka bergabung dengan kawanan keluarga lainnya untuk membentuk tempat bertengger bersama.
Mereka tidur dengan paruh terselip di bawah bulu sayap dan punggung. Terkadang pada malam hari, murai paruh hitam memuntahkan bentuk pelet yakni bagian yang tak dapat dicerna dari apa yang dikonsumsi sepanjang hari.
5. Hubungan murai paruh hitam dengan manusia

Burung murai paruh hitam (commons.wikimedia.org/Becky Matsubara) Di Dakota Selatan pernah terjadi pencurian makanan dari dua orang bernama Lewis dan Clark dilakukan oleh murai paruh hitam saat pertama kali bertemu. Tak malu-malu, burung itu bahkan mencuri makanan langsung dari tangan.
Di beberapa daerah habitatnya, murai paruh hitam menjadi sangat waspada karena teman-temannya sering ditembak. Pada paruh pertama abad 20, murai paruh hitam dianggap merugikan banyak pihak. Sebab, mereka sering mengincar hewan ternak domestik sehingga menjadi sasaran tembak.
Jika kamu ingin menjumpai murai paruh hitam, mereka tersebar mulai dari Alaska, British Columbia, Alberta, Saskatchewan hingga Pegunungan Rocky. Ingat bahwa tidak semua jenis burung dapat mengenali dirinya via cermin.





















